Tips n Trik . 13/08/2026, 13:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Internet membuat hampir semua aktivitas menjadi lebih mudah. Kita bisa berbelanja, membayar tagihan, membuka layanan perbankan, mengunduh file, mencari informasi, hingga mengakses media sosial hanya melalui browser.
Namun, kemudahan ini juga menghadirkan risiko. Salah satu ancaman yang semakin sering ditemui adalah website palsu yang dirancang untuk mencuri data pribadi.
Masalahnya, website semacam ini tidak selalu terlihat mencurigakan. Beberapa dibuat dengan tampilan profesional, menggunakan logo perusahaan terkenal, bahkan memiliki koneksi HTTPS seperti website resmi.
Karena itu, pengguna tidak cukup hanya melihat tampilan sebuah halaman. Ada sejumlah tanda yang perlu diperiksa sebelum memasukkan informasi pribadi.
Website pencuri data merupakan halaman internet yang dirancang untuk mendapatkan informasi pengguna tanpa izin atau melalui manipulasi.
Teknik yang paling umum adalah phishing. Pelaku membuat halaman yang menyerupai website resmi kemudian mengarahkan korban untuk memasukkan informasi tertentu.
Data yang menjadi sasaran bisa berupa username, password, nomor telepon, alamat email, informasi kartu pembayaran, hingga kode autentikasi.
Setelah informasi diberikan, pelaku dapat menggunakannya untuk mengambil alih akun atau melakukan penipuan berikutnya.
Menurut Cybersecurity and Infrastructure Security Agency atau CISA, phishing merupakan bentuk rekayasa sosial yang dirancang untuk membuat seseorang membuka informasi, mengklik tautan, atau melakukan tindakan tertentu yang menguntungkan penyerang.
Hal pertama yang harus diperiksa adalah alamat website.
Website palsu sering menggunakan nama domain yang menyerupai layanan asli. Perbedaannya bisa sangat kecil, misalnya tambahan satu huruf, angka, tanda hubung, atau perubahan ekstensi domain.
Sekilas alamat tersebut mungkin terlihat benar. Namun, jika diperhatikan lebih teliti, terdapat perbedaan yang seharusnya membuat pengguna berhenti.
Jangan hanya melihat logo perusahaan atau desain halaman. Periksa address bar sebelum memasukkan password atau data pembayaran.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media