Jangan Asal Klik, Ini 8 Tanda Website yang Diam-Diam Mencuri Data Pribadi
Internet membuat hampir semua aktivitas menjadi lebih mudah. Kita bisa berbelanja, membayar tagihan, membuka layanan perbankan, mengunduh file, mencari
Peringatan keamanan yang tiba-tiba muncul di browser juga perlu diperhatikan.
Contohnya adalah pop-up yang mengatakan bahwa HP atau laptop terkena virus dan pengguna harus segera mengunduh aplikasi tertentu.
Tidak semua peringatan seperti itu benar.
Website dapat menampilkan pesan yang dibuat menyerupai peringatan sistem untuk membuat pengguna panik. Setelah itu, korban diarahkan untuk mengunduh software atau membuka halaman lain.
Baca Juga
Jika muncul peringatan yang tidak biasa, jangan langsung mengklik tombol yang ditawarkan. Tutup halaman tersebut dan lakukan pemeriksaan menggunakan fitur keamanan resmi perangkat.
5. Website Memaksa Mengunduh File
Website yang memaksa pengguna mengunduh file tertentu juga patut dicurigai.
File tersebut bisa diberi nama seolah-olah merupakan pembaruan browser, aplikasi keamanan, dokumen, atau program yang diperlukan.
Padahal, file yang tidak dikenal dapat mengandung perangkat lunak berbahaya.
Risikonya bukan hanya pencurian data. Malware tertentu dapat memantau aktivitas pengguna, mencuri kredensial, atau memberikan akses kepada penyerang.
Baca Juga
Jika memang membutuhkan aplikasi atau pembaruan, gunakan sumber resmi pengembang atau toko aplikasi resmi.
6. Ada HTTPS Bukan Berarti Pasti Aman
Banyak pengguna menganggap website dengan ikon gembok dan HTTPS pasti aman.
Ini adalah salah satu kesalahpahaman yang cukup berbahaya.
HTTPS memang penting karena membantu mengenkripsi komunikasi antara browser dan server. Namun, teknologi tersebut tidak menjamin bahwa pemilik website adalah pihak yang terpercaya.