Cyber . 13/08/2026, 18:28 WIB

Alasan Mengapa Google Assistant Dimatikan, Sudah Tau Belum?

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Google Assistant selama bertahun-tahun menjadi salah satu fitur andalan perangkat Android. Asisten digital ini dapat membantu pengguna mencari informasi, mengatur alarm, mengirim pesan, memutar musik, hingga mengendalikan berbagai perangkat pintar hanya melalui perintah suara.

Namun, Google kini secara bertahap mengakhiri era Google Assistant dan menggantinya dengan Gemini. Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama. Google ingin menjadikan Gemini sebagai asisten digital utama dengan kemampuan kecerdasan buatan yang lebih modern dan mampu menangani permintaan yang lebih kompleks.

Google Assistant Mulai Digantikan Gemini

Alasan utama Google mematikan Google Assistant adalah perubahan besar dalam teknologi asisten digital. Google menilai kemampuan AI generatif seperti Gemini jauh lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini dibandingkan sistem Google Assistant yang dirancang pada era sebelum chatbot AI berkembang pesat.

Google mulai mengintegrasikan Gemini ke perangkat Android sebagai pengganti Google Assistant. Dalam perkembangannya, Gemini tidak hanya digunakan untuk menjawab pertanyaan sederhana, tetapi juga memahami konteks percakapan dan membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas.

Perubahan ini menunjukkan bahwa Google tidak lagi melihat asisten digital hanya sebagai sistem yang menunggu perintah seperti "set alarm" atau "putar musik". Asisten generasi baru diharapkan mampu memahami maksud pengguna dan memberikan respons yang lebih fleksibel.

Mengapa Google Memilih Gemini?

Google Assistant pada dasarnya bekerja sangat baik untuk perintah-perintah tertentu yang sudah dikenali sistem. Pengguna dapat mengatakan perintah tertentu dan sistem akan menjalankan fungsi yang tersedia.

Namun, pola tersebut memiliki keterbatasan ketika pengguna memberikan instruksi yang panjang, tidak terstruktur, atau membutuhkan pemahaman konteks.

Gemini dikembangkan menggunakan teknologi AI generatif dan model bahasa besar. Teknologi ini memungkinkan sistem memahami bahasa manusia dengan cara yang lebih fleksibel.

Sebagai contoh, pengguna dapat memberikan pertanyaan lanjutan tanpa harus mengulang seluruh konteks pembicaraan. Sistem juga dapat membantu merangkum informasi, menyusun teks, menganalisis berbagai jenis konten, dan melakukan tugas yang sebelumnya berada di luar kemampuan asisten suara tradisional.

Perubahan tersebut menjadi salah satu alasan Google mendorong Gemini untuk mengambil alih peran Google Assistant.

Google Assistant Dianggap Sudah Ketinggalan Zaman

Google Assistant pertama kali diperkenalkan pada 2016. Saat itu, kemampuan asisten suara berbasis AI masih menjadi salah satu teknologi yang menarik perhatian.

Situasinya berubah drastis setelah kemunculan ChatGPT dan berbagai model AI generatif lainnya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com