Cyber . 11/08/2026, 17:24 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Meski memiliki risiko, kemampuan AI melihat dan menggunakan perangkat bukan berarti teknologi ini harus dihindari.
Justru manfaatnya cukup besar.
Pekerjaan administratif yang berulang dapat dilakukan secara otomatis. Pengguna dapat meminta AI mencari informasi, memasukkan data, mengatur file atau menjalankan sejumlah langkah yang sebelumnya harus dilakukan secara manual.
Teknologi ini juga berpotensi membantu orang yang mengalami kesulitan dalam menggunakan komputer.
Alih-alih harus mengetahui letak setiap menu, pengguna cukup menjelaskan apa yang ingin dilakukan.
AI kemudian dapat membantu menemukan fungsi yang diperlukan.
Bagi pekerja, kemampuan tersebut dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk tugas-tugas sederhana dan berulang.
Bagi pengguna umum, teknologi ini dapat membuat perangkat menjadi lebih mudah digunakan.
Walaupun semakin canggih, AI tetap tidak seharusnya diberikan kendali penuh terhadap semua hal.
Tugas yang berhubungan dengan uang, keamanan akun, password, dokumen rahasia atau informasi pribadi membutuhkan perhatian lebih besar.
Misalnya, pengguna mungkin memberikan perintah kepada AI untuk melakukan transaksi online.
AI dapat memahami halaman pembayaran dan menemukan tombol yang harus ditekan. Namun keputusan terakhir sebaiknya tetap berada di tangan manusia.
Konsep human-in-the-loop menjadi penting dalam situasi seperti ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media