Tips n Trik . 10/08/2026, 15:28 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Namun, seperti penggunaan AI lainnya, guru tetap perlu memeriksa kembali informasi penting dan memastikan sumber yang digunakan memang dapat dipercaya.
Kehadiran AI di dunia pendidikan tidak berarti guru akan kehilangan perannya.
Justru sebaliknya, semakin mudah AI menghasilkan teks, gambar, soal, dan materi pembelajaran, semakin penting kemampuan guru dalam menilai kualitas hasil tersebut.
AI dapat menghasilkan materi dengan cepat, tetapi tidak selalu memahami kondisi kelas.
Guru mengetahui karakter siswa, tingkat pemahaman mereka, kesulitan yang sedang dihadapi, serta pendekatan pembelajaran yang paling sesuai.
Karena itu, posisi ideal AI adalah sebagai asisten.
Guru tetap menjadi pihak yang menentukan tujuan pembelajaran, memeriksa informasi, memilih materi, dan mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan siswa.
Menguasai AI tidak berarti guru harus mempelajari pemrograman atau teknologi yang rumit.
Ada beberapa kemampuan dasar yang jauh lebih penting.
Pertama, guru perlu mengetahui cara memberikan instruksi yang jelas kepada AI. Semakin spesifik perintah yang diberikan, semakin mudah AI menghasilkan jawaban yang sesuai.
Kedua, guru perlu mampu memeriksa kebenaran informasi yang dihasilkan AI.
Ketiga, guru perlu memahami batasan AI, termasuk kemungkinan munculnya informasi yang keliru atau tidak sesuai konteks.
Keempat, guru harus memahami persoalan privasi. Data pribadi siswa, nilai, identitas, dan informasi sensitif tidak seharusnya dimasukkan ke layanan AI secara sembarangan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media