Tips n Trik . 03/08/2026, 11:13 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Port DC-in pada laptop dapat mengalami keausan akibat sering digunakan.
Jika konektor charger terasa longgar atau harus diposisikan pada sudut tertentu agar mengisi daya, kemungkinan terdapat kerusakan pada port tersebut.
Kerusakan ini membuat aliran listrik tidak masuk secara stabil ke motherboard.
RAM yang longgar atau kotor juga dapat membuat laptop gagal melakukan proses POST (Power-On Self-Test).
Akibatnya, saat tombol power ditekan, laptop tampak tidak memberikan respons atau hanya menyalakan lampu indikator tanpa menampilkan gambar.
Membersihkan pin RAM menggunakan penghapus karet putih atau memasangnya kembali sering kali dapat mengatasi masalah ini.
Terkadang laptop sebenarnya sudah menyala, tetapi layar tidak menampilkan apa pun.
Hal ini bisa disebabkan oleh panel layar, kabel fleksibel, atau backlight yang mengalami gangguan.
Cobalah perhatikan apakah lampu indikator menyala, kipas berputar, atau terdengar suara booting Windows. Jika iya, kemungkinan masalah bukan pada sistem daya, melainkan pada layar.
Jika seluruh komponen eksternal dalam kondisi baik tetapi laptop tetap tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, kemungkinan terdapat masalah pada motherboard.
Kerusakan dapat terjadi pada rangkaian pengisian daya, IC power, MOSFET, atau komponen lain yang mengatur distribusi listrik ke seluruh sistem.
Masalah seperti ini umumnya memerlukan pemeriksaan oleh teknisi karena membutuhkan alat ukur khusus.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media