Tips n Trik . 30/07/2026, 10:22 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Usahakan kapasitas penyimpanan tidak terisi penuh. Idealnya, sisakan sekitar 15 hingga 20 persen ruang kosong agar performa tetap stabil.
Banyak aplikasi yang terpasang tetapi tidak pernah dipakai tetap dapat memakan ruang penyimpanan dan terkadang berjalan di latar belakang.
Copot aplikasi yang sudah tidak dibutuhkan melalui menu Apps di Settings Windows.
Pembaruan sistem operasi sering kali membawa perbaikan bug, peningkatan keamanan, dan optimalisasi performa.
Selain Windows, pastikan driver perangkat seperti chipset, kartu grafis, dan SSD juga menggunakan versi terbaru dari produsen.
Malware dapat menghabiskan sumber daya sistem tanpa disadari sehingga laptop menjadi lambat.
Lakukan pemindaian menggunakan Windows Security atau antivirus terpercaya untuk memastikan sistem tetap bersih.
Jika laptop tetap lambat meski sudah dibersihkan, bisa jadi penyebabnya berasal dari media penyimpanan yang mulai bermasalah.
Gunakan aplikasi pemantau kesehatan penyimpanan seperti CrystalDiskInfo untuk melihat kondisi SSD atau HDD. Bila statusnya menunjukkan peringatan, sebaiknya segera lakukan pencadangan data.
Untuk laptop dengan spesifikasi lama, peningkatan perangkat keras dapat memberikan perubahan yang signifikan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media