Tips n Trik . 31/07/2026, 14:24 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Mengisi daya HP semalaman masih menjadi kebiasaan banyak orang. Cukup colok charger sebelum tidur, lalu saat bangun pagi baterai sudah terisi penuh dan siap digunakan. Namun, masih banyak yang bertanya apakah kebiasaan ini aman, terutama pada smartphone keluaran terbaru di tahun 2026.
Kabar baiknya, sebagian besar HP modern sudah dilengkapi teknologi yang membuat pengisian daya semalaman jauh lebih aman dibanding beberapa tahun lalu. Meski begitu, ada beberapa hal yang tetap perlu diperhatikan agar kesehatan baterai tetap terjaga dalam jangka panjang.
Secra umum, ya. Smartphone modern dari berbagai merek telah menggunakan sistem Battery Management System (BMS) yang mengatur proses pengisian daya secara otomatis.
Saat baterai mencapai 100 persen, sistem akan menghentikan arus pengisian utama. Setelah kapasitas baterai sedikit berkurang karena penggunaan daya latar belakang, pengisian akan dilanjutkan dalam jumlah kecil untuk menjaga level baterai tetap penuh.
Artinya, charger tidak terus-menerus "memaksa" baterai menerima daya seperti yang sering dikhawatirkan.
Anggapan tersebut berasal dari era baterai nikel (NiCd dan NiMH), yang memang lebih rentan mengalami efek memori dan overcharge.
Kini, hampir semua smartphone menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer yang memiliki sistem perlindungan lebih canggih. Risiko overcharge sudah jauh berkurang karena dikendalikan oleh perangkat keras dan perangkat lunak.
Meski demikian, bukan berarti baterai tidak mengalami proses penuaan. Semua baterai lithium tetap akan mengalami penurunan kapasitas seiring waktu dan jumlah siklus pengisian.
Faktor yang paling memengaruhi umur baterai justru adalah suhu.
Jika HP dicas semalaman di bawah bantal, di atas kasur yang sulit melepas panas, atau menggunakan casing yang membuat suhu meningkat, baterai bisa lebih cepat mengalami degradasi.
Sebaliknya, mengisi daya di permukaan yang keras dan memiliki sirkulasi udara yang baik jauh lebih aman.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media