Tips n Trik . 29/07/2026, 17:00 WIB

Apa Itu Refresh Rate Adaptif? Benarkah Bisa Menghemat Baterai?

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

Jawabannya, ya.

Layar merupakan salah satu komponen yang paling banyak mengonsumsi daya pada smartphone. Ketika refresh rate selalu berada di angka tinggi, prosesor grafis dan panel layar harus bekerja lebih keras.

Dengan refresh rate adaptif, sistem hanya menggunakan refresh rate tinggi ketika memang dibutuhkan. Saat layar menampilkan konten yang statis, refresh rate akan diturunkan sehingga konsumsi daya ikut berkurang.

Semakin sering pengguna melihat konten yang tidak bergerak, semakin besar potensi penghematan baterai.

Apakah Semua HP Memiliki Refresh Rate Adaptif?

Tidak.

Sebagian smartphone hanya menawarkan pilihan refresh rate tetap, misalnya 60 Hz atau 120 Hz.

Artinya, ketika pengguna memilih mode 120 Hz, layar akan terus bekerja pada refresh rate tinggi meskipun hanya digunakan untuk membaca pesan atau melihat gambar.

Sementara itu, smartphone yang mendukung refresh rate adaptif dapat mengubah refresh rate secara otomatis sesuai kebutuhan.

Pada perangkat premium, teknologi ini biasanya menggunakan panel LTPO (Low-Temperature Polycrystalline Oxide), yang memungkinkan refresh rate turun hingga 1 Hz untuk menghemat daya secara lebih optimal.

Apakah Refresh Rate Tinggi Selalu Lebih Baik?

Belum tentu.

Jika hanya digunakan untuk:

  • Chatting

  • Membaca berita

  • Membalas email

  • Menonton foto

Perbedaan antara 60 Hz dan 120 Hz mungkin tidak terlalu terasa.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com