Tips n Trik . 26/07/2026, 12:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Istilah "Laptop AI" semakin sering muncul dalam peluncuran produk terbaru dari berbagai produsen teknologi. Perangkat ini dipromosikan sebagai laptop generasi baru yang mampu menjalankan fitur kecerdasan buatan (AI) secara lebih cepat, hemat daya, dan aman.
Namun, banyak orang masih bertanya-tanya, apakah Laptop AI benar-benar berbeda dari laptop biasa, atau hanya sekadar strategi pemasaran?
Faktanya, Laptop AI memang memiliki beberapa perbedaan pada sisi perangkat keras maupun perangkat lunak. Meski begitu, bukan berarti laptop konvensional tidak bisa menjalankan aplikasi AI.
Laptop AI adalah laptop yang dilengkapi dengan Neural Processing Unit (NPU), yaitu chip khusus yang dirancang untuk memproses tugas-tugas berbasis kecerdasan buatan.
Sebelumnya, pekerjaan AI umumnya dijalankan oleh CPU (prosesor) atau GPU (kartu grafis). Kini, sebagian proses tersebut dapat dialihkan ke NPU sehingga lebih efisien.
Dengan adanya NPU, laptop mampu menjalankan berbagai fitur AI secara langsung di perangkat tanpa harus selalu mengandalkan layanan cloud.
Meski secara fisik terlihat mirip, terdapat beberapa perbedaan utama.
Inilah pembeda terbesar.
Laptop biasa hanya mengandalkan CPU dan GPU, sedangkan Laptop AI memiliki NPU yang dirancang khusus untuk menangani komputasi AI.
NPU bekerja dengan konsumsi daya lebih rendah dibanding CPU ketika menjalankan tugas AI seperti pengenalan suara, pemrosesan gambar, atau efek video.
Karena tugas AI diproses oleh NPU, beban CPU menjadi lebih ringan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media