Cyber . 24/07/2026, 11:57 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Muncul kekhawatiran bahwa perkembangan teknologi akan menghilangkan banyak jenis pekerjaan. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa tugas dapat diotomatisasi, teknologi juga menciptakan kebutuhan terhadap keterampilan dan profesi baru.
Pekerjaan yang melibatkan kreativitas, pengambilan keputusan, kepemimpinan, komunikasi, serta interaksi antarmanusia diperkirakan tetap memiliki peran penting. Oleh karena itu, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi faktor utama agar tetap relevan di dunia kerja yang terus berubah.
Teknologi masa depan diperkirakan akan mengubah cara manusia bekerja melalui pemanfaatan AI, otomatisasi, cloud computing, IoT, robotika, hingga jaringan komunikasi yang semakin cepat. Perubahan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka peluang baru di berbagai sektor industri.
Bagi individu maupun perusahaan, memahami perkembangan teknologi sejak dini menjadi langkah penting agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Dengan menguasai keterampilan digital dan memanfaatkan teknologi secara tepat, produktivitas dapat meningkat tanpa mengesampingkan peran manusia sebagai pengambil keputusan dan pencipta inovasi.
World Economic Forum, The Future of Jobs Report 2025.
McKinsey & Company, The Economic Potential of Generative AI: The Next Productivity Frontier.
International Labour Organization (ILO), Generative AI and Jobs: A Global Analysis of Potential Effects on Job Quantity and Quality.
Microsoft, 2025 Work Trend Index Report.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media