Apa Sih Kelebihan Smartphone yang Pakai AI Dibanding yang Tidak?
Smartphone kini tidak lagi hanya mengandalkan prosesor yang kencang atau kamera beresolusi tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan atau
Smartphone kini tidak lagi hanya mengandalkan prosesor yang kencang atau kamera beresolusi tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan atau
Perkembangan kecerdasan buatan memasuki tahap baru. AI tidak lagi hanya menunggu perintah lalu memberikan jawaban, tetapi mulai mampu menjalankan serangkaian
AI di smartphone tidak lagi selalu membutuhkan koneksi internet. Teknologi offline AI atau on-device AI kini semakin berkembang, memungkinkan sejumlah tugas
AI kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai chatbot yang menjawab pertanyaan pengguna. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan membuat AI semakin
Kamera smartphone kini tidak lagi hanya bergantung pada kualitas sensor, jumlah megapiksel, atau ukuran lensa. Kecerdasan buatan atau AI semakin banyak
Apple membawa kemampuan baru berbasis kecerdasan buatan ke aplikasi Foto di iOS 27. Salah satu fitur yang cukup menarik adalah Extend atau Perpanjang, sebuah
Tren edit foto ala 80-an viral di media sosial. Begini cara mudah ubah foto masa kini jadi bernuansa retro pakai fitur '80s Flashback di ChatGPT.
Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan peningkatan besar pada sisi performa. Dua perangkat ini ditenagai chip A20 Pro yang
Kemampuan memakai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai menjadi faktor baru dalam penilaian kinerja di banyak perusahaan. Jika sebelumnya
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Teknologi ini sudah dipakai untuk menjawab pertanyaan, membuat
Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang berlangsung sangat cepat mulai menimbulkan kekhawatiran, bahkan di kalangan orang-orang
Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang berlangsung sangat cepat kembali memunculkan kekhawatiran di Amerika Serikat. Senator AS
Kekhawatiran mengenai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin canggih memunculkan pertanyaan besar: apa yang bisa dilakukan manusia
Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat suara buatan semakin sulit dibedakan dari suara manusia asli. Teknologi yang
CEO Nvidia Jensen Huang menolak anggapan bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan membawa manusia menuju kepunahan
Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin cepat kembali memunculkan perdebatan mengenai seberapa besar ancaman