Tips n Trik

Mengenal Cruise Control, Fitur Mobil yang Bisa Menjaga Kecepatan tanpa Menginjak Gas

Cruise control merupakan salah satu fitur teknologi pada mobil modern yang memungkinkan kendaraan mempertahankan kecepatan tertentu tanpa pengemudi harus terus

Mengenal Cruise Control, Fitur Mobil yang Bisa Menjaga Kecepatan tanpa Menginjak Gas
Cruise Control, Ilustrasi: DALL·E 3

Terkadang pengemudi tidak menyadari bahwa kecepatan mobil terus meningkat ketika terlalu lama menekan pedal gas.

Cruise control membantu mengurangi kemungkinan tersebut karena kendaraan akan mempertahankan batas kecepatan yang telah ditentukan.

Fungsi ini dapat membantu pengemudi lebih konsisten dalam mengatur laju kendaraan. Namun, angka kecepatan tetap harus disesuaikan dengan batas maksimum yang berlaku dan kondisi lalu lintas.

Kapan Cruise Control Sebaiknya Digunakan?

Cruise control paling sesuai digunakan ketika kendaraan melintasi jalan yang relatif lurus, datar, dan memiliki arus lalu lintas lancar.

Jalan tol sering menjadi salah satu lokasi yang mendukung penggunaan fitur ini karena pengemudi dapat mempertahankan kecepatan dalam waktu lebih lama tanpa terlalu sering melakukan akselerasi.

Sebaliknya, cruise control sebaiknya tidak digunakan ketika melintasi jalan padat, kawasan perkotaan, tikungan tajam, jalan licin, atau jalur dengan perubahan kondisi lalu lintas yang cepat.

Pengemudi juga perlu berhati-hati ketika melewati jalan menurun dan menanjak. Sistem cruise control biasa tidak selalu mampu mengantisipasi perubahan kondisi jalan seperti yang dilakukan pengemudi secara langsung.

Jika kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak, pengemudi harus siap menginjak pedal rem dan mengambil alih kendali.

Perbedaan Cruise Control Biasa dan Adaptive Cruise Control

Pada perkembangannya, teknologi cruise control mengalami peningkatan melalui hadirnya Adaptive Cruise Control (ACC).

Cruise control biasa hanya berfungsi mempertahankan kecepatan yang sudah ditentukan pengemudi. Sistem ini tidak secara otomatis mengatur jarak dengan kendaraan di depan.

Sementara itu, adaptive cruise control dilengkapi sensor, radar, atau kamera yang dapat mendeteksi kendaraan di depan. Sistem kemudian menyesuaikan kecepatan untuk menjaga jarak mengikuti kendaraan tersebut.

Sebagai contoh, ketika mobil di depan melambat, adaptive cruise control dapat mengurangi kecepatan kendaraan secara otomatis. Jika jalur kembali kosong, sistem dapat meningkatkan kecepatan hingga mencapai pengaturan sebelumnya.

Pada beberapa mobil, ACC juga dapat bekerja hingga kendaraan berhenti dalam kondisi lalu lintas tertentu. Namun, kemampuan tersebut bergantung pada spesifikasi sistem yang digunakan.

Berita Terkait