Cyber . 25/10/2026, 13:03 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Sistem pengamanan open wallet umumnya mengandalkan otentikasi biometrik seperti Face ID dan pemindai sidik jari. Lapisan keamanan berlapis ini menyulitkan peretas yang mencuri perangkat untuk menyalahgunakan saldo pembayaran.
4. Crypto Wallet: Penyimpanan Aset Digital
Berbeda dari tiga kategori sebelumnya, cryptocurrency wallet merupakan entitas khusus yang berfungsi mengelola kunci pembuka aset digital seperti Bitcoin atau Ethereum pada jaringan blockchain. Para trader mengenal dua jenis crypto wallet, yaitu hot wallet dan cold wallet.
Hot Wallet: Pengguna mengakses jenis ini melalui aplikasi ponsel atau komputer yang terhubung langsung ke internet. Format ini mempermudah proses tukar-menukar (swap) dan transaksi aset secara instan. Namun, koneksi internet yang terus terhubung membuat hot wallet lebih rentan terhadap serangan peretasan online.
Cold Wallet: Bagi pengguna yang memprioritaskan keamanan maksimum, cold wallet hadir sebagai solusi offline dalam bentuk media fisik seperti USB drive atau smart card. Perangkat ini menyimpan seluruh private key secara aman tanpa jaringan internet. Pengguna baru bisa mengaktifkannya saat menyambungkan media fisik tersebut ke perangkat yang terhubung online.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media