Tips n Trik

Bagaimana Cara Mengetahui jika Akun WhatsApp Diakses dari Perangkat Lain?

Akun WhatsApp bisa diakses melalui perangkat lain menggunakan fitur perangkat tertaut atau dengan mendaftarkan nomor telepon pada perangkat baru. Jika akses

Bagaimana Cara Mengetahui jika Akun WhatsApp Diakses dari Perangkat Lain?
Pesan WhatsApp, Ilustrasi: DALL·E 3

fin.co.id - Akun WhatsApp bisa diakses melalui perangkat lain menggunakan fitur perangkat tertaut atau dengan mendaftarkan nomor telepon pada perangkat baru. Jika akses tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pemilik akun, privasi percakapan dan keamanan data pribadi bisa terancam.

Karena itu, penting untuk mengetahui cara memeriksa perangkat yang terhubung, mengenali tanda-tanda akses mencurigakan, dan mengambil tindakan jika ditemukan aktivitas yang tidak dikenal.

Periksa Menu Perangkat Tertaut di WhatsApp

Cara paling mudah untuk mengetahui apakah akun WhatsApp diakses dari perangkat lain adalah melalui menu Perangkat Tertaut atau Linked Devices. Fitur ini menampilkan perangkat yang terhubung ke akun, termasuk komputer atau browser yang digunakan untuk membuka WhatsApp Web.

Berikut langkah-langkah untuk memeriksanya:

  1. Buka aplikasi WhatsApp di HP.

  2. Pada Android, ketuk ikon tiga titik di sudut kanan atas. Pada iPhone, buka menu Pengaturan.

  3. Pilih Perangkat Tertaut atau Linked Devices.

  4. Periksa daftar perangkat yang terhubung dengan akun.

  5. Ketuk perangkat tertentu untuk melihat informasi aktivitas terakhir yang tersedia.

Jika terdapat perangkat yang tidak dikenali, seperti komputer yang tidak pernah digunakan untuk membuka WhatsApp Web, hal tersebut patut dicurigai. Perangkat itu mungkin pernah ditautkan oleh orang lain yang memiliki akses ke HP.

Namun, keberadaan perangkat tertaut tidak selalu menunjukkan adanya peretasan. Bisa jadi perangkat tersebut merupakan komputer kantor, laptop pribadi, atau browser yang pernah digunakan sebelumnya.

Kenali Tanda-Tanda Akun WhatsApp Diakses Orang Lain

Selain memeriksa perangkat tertaut, ada beberapa perubahan yang dapat menjadi petunjuk bahwa akun WhatsApp sedang diakses tanpa izin.

Muncul Perangkat Tertaut yang Tidak Dikenal

Tanda yang paling jelas adalah munculnya perangkat asing dalam daftar Perangkat Tertaut. Jika pemilik akun tidak pernah menghubungkan WhatsApp ke perangkat tersebut, segera putuskan koneksinya.

Jangan hanya mengandalkan nama perangkat karena nama yang ditampilkan belum tentu menunjukkan identitas orang yang mengaksesnya. Perhatikan juga waktu aktivitas terakhir jika informasi tersebut tersedia.

Menerima Kode Verifikasi Tanpa Memintanya

WhatsApp dapat mengirimkan kode verifikasi ketika seseorang mencoba mendaftarkan nomor telepon. Jika kode tersebut diterima tanpa adanya permintaan dari pemilik akun, mungkin ada orang yang sedang mencoba mendaftarkan nomor tersebut pada perangkat lain.

Menerima kode verifikasi saja tidak berarti akun sudah berhasil diambil alih. Namun, kode tersebut tidak boleh diberikan kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas WhatsApp.

Akun Tiba-Tiba Keluar dari HP

Jika WhatsApp tiba-tiba meminta pemilik akun mendaftarkan nomor telepon kembali, ada kemungkinan nomor tersebut didaftarkan pada perangkat utama lain.

Kondisi ini berbeda dengan penggunaan WhatsApp Web atau perangkat tertaut. Sesi perangkat tertaut memungkinkan akses tambahan, sedangkan pendaftaran nomor pada perangkat utama lain dapat memengaruhi sesi akun di HP sebelumnya.

Jika hal ini terjadi tanpa sepengetahuan pemilik akun, segera lakukan pendaftaran ulang menggunakan nomor telepon sendiri dan kode verifikasi resmi.

Ada Pesan yang Tidak Pernah Dikirim

Periksa percakapan jika ditemukan pesan keluar yang tidak pernah dibuat atau dikirim oleh pemilik akun. Aktivitas tersebut bisa menunjukkan bahwa orang lain memiliki akses ke akun atau perangkat.

Meski demikian, pesan yang tidak dikenal juga dapat disebabkan oleh penggunaan HP oleh orang lain, aplikasi yang dioperasikan tanpa izin, atau kesalahpahaman saat membaca riwayat percakapan.

Karena itu, cocokkan temuan tersebut dengan daftar perangkat tertaut dan aktivitas lain sebelum menyimpulkan bahwa akun telah diretas.

Ada Perubahan Pengaturan Tanpa Sepengetahuan Pemilik

Perubahan foto profil, informasi akun, pengaturan privasi, atau pesan yang ditandai telah dibaca bisa menjadi petunjuk tambahan. Akan tetapi, tanda-tanda tersebut tidak cukup untuk membuktikan adanya akses ilegal.

WhatsApp tidak menyediakan riwayat lengkap yang menunjukkan setiap orang yang pernah membuka akun beserta seluruh aktivitasnya. Pemeriksaan perlu difokuskan pada informasi keamanan yang memang tersedia di aplikasi.

Cara Mengeluarkan Perangkat Asing dari Akun WhatsApp

Jika menemukan perangkat yang tidak dikenal, segera putuskan koneksinya. Langkah ini membantu mencegah perangkat tersebut terus mengakses akun melalui sesi tertaut.

Caranya sebagai berikut:

  1. Buka WhatsApp di HP.

  2. Masuk ke menu Perangkat Tertaut.

  3. Pilih perangkat yang mencurigakan.

  4. Ketuk Keluar atau Log Out.

  5. Periksa kembali daftar perangkat untuk memastikan perangkat tersebut sudah tidak terhubung.

Jika terdapat beberapa perangkat yang tidak dikenal, periksa satu per satu dan keluarkan perangkat yang tidak memiliki izin.

Setelah itu, aktifkan verifikasi dua langkah melalui menu Pengaturan, Akun, lalu Verifikasi Dua Langkah. Ikuti petunjuk untuk membuat PIN yang hanya diketahui oleh pemilik akun. Tambahkan alamat email pemulihan jika tersedia agar proses pemulihan akun lebih mudah ketika diperlukan.

PIN verifikasi dua langkah berbeda dari kode verifikasi SMS. Keduanya berfungsi sebagai lapisan perlindungan yang berbeda ketika akun didaftarkan atau dipulihkan.

Apa yang Harus Dilakukan jika Akun Diduga Diambil Alih?

Jika WhatsApp tidak bisa dibuka karena nomor telah didaftarkan pada perangkat lain, lakukan pendaftaran ulang menggunakan nomor telepon sendiri dan kode verifikasi yang dikirimkan melalui saluran resmi WhatsApp.

Jangan pernah membagikan kode verifikasi atau PIN kepada orang lain. Waspadai pula pesan yang meminta kode dengan alasan mendesak, hadiah, bantuan teknis, atau pemulihan akun.

Jika masih dapat membuka WhatsApp, keluarkan perangkat yang tidak dikenal dan aktifkan verifikasi dua langkah. Periksa juga keamanan HP, termasuk kunci layar, aplikasi yang terpasang, serta akses orang lain ke perangkat tersebut.

Apabila akun digunakan untuk mengirim pesan penipuan, beri tahu kontak terdekat melalui saluran lain agar mereka tidak mengikuti permintaan uang atau membuka tautan mencurigakan yang dikirim dari akun tersebut.

Penting dipahami bahwa mengeluarkan perangkat tertaut tidak otomatis mengamankan HP jika orang lain masih bisa membuka perangkat secara fisik. Oleh sebab itu, gunakan kunci layar yang kuat dan jangan meminjamkan HP dalam keadaan tidak terkunci kepada orang yang tidak dipercaya.

Cara Mencegah Akun WhatsApp Diakses Tanpa Izin

Pencegahan menjadi bagian penting untuk menjaga keamanan percakapan dan informasi pribadi. Beberapa langkah berikut dapat diterapkan secara rutin.

Pertama, periksa menu Perangkat Tertaut secara berkala. Kebiasaan ini membantu pemilik akun mengetahui perangkat yang masih memiliki akses dan menghapus koneksi yang sudah tidak diperlukan.

Kedua, aktifkan verifikasi dua langkah dan gunakan PIN yang tidak mudah ditebak. Hindari tanggal lahir, urutan angka sederhana, atau kombinasi yang mudah diketahui orang lain.

Ketiga, jangan pernah membagikan kode verifikasi SMS, PIN WhatsApp, maupun kode penautan perangkat. Penipu dapat menggunakan rekayasa sosial untuk membuat korban menyerahkan informasi tersebut secara sukarela.

Keempat, selalu kunci HP ketika tidak digunakan. Jika perangkat mendukung autentikasi biometrik, seperti sidik jari atau pengenalan wajah, fitur tersebut dapat menjadi lapisan perlindungan tambahan.

Kelima, perbarui WhatsApp melalui toko aplikasi resmi. Pembaruan dapat membawa perbaikan keamanan dan membantu menjaga aplikasi tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Penutup

Mengetahui apakah akun WhatsApp diakses dari perangkat lain dapat dimulai dengan memeriksa menu Perangkat Tertaut. Perangkat yang tidak dikenal, kode verifikasi yang datang tanpa diminta, dan aktivitas pesan yang mencurigakan dapat menjadi petunjuk awal, tetapi tidak semuanya membuktikan bahwa akun telah diretas.

Perlindungan terbaik dilakukan dengan memeriksa perangkat tertaut, segera mengeluarkan akses yang tidak dikenal, mengaktifkan verifikasi dua langkah, serta menjaga kerahasiaan kode keamanan. Dengan langkah tersebut, risiko penyalahgunaan akun dan akses tanpa izin dapat dikurangi.

Referensi

WhatsApp Help Center, About Linked Devices

WhatsApp Help Center, How to Turn On Two-Step Verification

WhatsApp Help Center, About Registration and Two-Step Verification

Berita Terkait