Tips n Trik . 13/10/2026, 15:52 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pada Windows 11, periksa menu Settings, kemudian buka System dan Power & battery. Jika tersedia, cari pengaturan Presence sensing atau deteksi kehadiran.
Periksa opsi yang memungkinkan perangkat aktif ketika pengguna mendekat. Kamu dapat menonaktifkannya untuk menguji apakah fitur tersebut menjadi penyebab layar menyala kembali. Tidak semua laptop memiliki sensor atau pengaturan ini. <Cite refs={["turn117579search7"]}/>
Selain Windows, laptop memiliki firmware yang mengatur fungsi dasar perangkat keras. Pengaturan BIOS atau UEFI tertentu dapat memungkinkan komputer menyala secara otomatis dalam kondisi tertentu.
Beberapa contoh fitur yang mungkin tersedia adalah:
RTC Alarm atau Resume by Alarm, yang memungkinkan perangkat aktif pada jadwal tertentu.
Wake on LAN, yang memungkinkan perangkat dibangunkan melalui jaringan pada model yang mendukungnya.
Pengaturan pemulihan daya, yang menentukan perilaku perangkat ketika listrik kembali tersedia.
Ketersediaan fitur tersebut berbeda-beda menurut produsen dan model laptop. Pengaturan pemulihan daya juga tidak selalu berarti laptop akan menyala sendiri saat menggunakan baterai.
Jika laptop selalu menyala pada jam yang hampir sama, periksa kemungkinan adanya jadwal aktivasi. Jika masalah terjadi setelah adaptor daya dipasang kembali atau listrik sempat terputus, periksa pengaturan pemulihan daya yang tersedia.
Sebaiknya jangan mengubah pengaturan BIOS secara sembarangan. Catat konfigurasi awal dan ikuti dokumentasi resmi produsen agar tidak mengganggu proses booting atau fungsi perangkat lainnya.
Driver berfungsi membantu Windows berkomunikasi dengan komponen perangkat keras. Jika driver pengelola daya, adaptor jaringan, atau komponen sistem lainnya bermasalah, laptop dapat mengalami perilaku tidur dan bangun yang tidak normal.
Pembaruan sistem atau perubahan konfigurasi juga terkadang memengaruhi cara perangkat memasuki dan meninggalkan mode Sleep. Karena itu, laptop yang sebelumnya berfungsi normal bisa mulai menyala kembali tanpa sebab yang jelas setelah pembaruan tertentu.
Langkah yang bisa dilakukan adalah memeriksa pembaruan Windows, memperbarui driver melalui Windows Update atau situs resmi produsen laptop, serta memasang pembaruan BIOS atau firmware hanya jika memang diperlukan.
Jika masalah muncul segera setelah pembaruan driver, periksa apakah tersedia opsi untuk mengembalikan driver ke versi sebelumnya. Hindari mengunduh driver dari situs tidak dikenal karena berisiko memasang perangkat lunak yang salah atau tidak aman.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media