Apakah Benar Mode Pesawat Menghentikan Semua Sinyal pada Smartphone? Cek Faktanya
Mode pesawat atau airplane mode sering dianggap sebagai fitur yang mematikan seluruh sinyal pada smartphone. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya
-
Jaringan seluler: umumnya dinonaktifkan.
-
Data seluler: tidak dapat digunakan selama koneksi seluler dimatikan.
-
WiFi: dapat diaktifkan kembali secara manual.
-
Bluetooth: dapat diaktifkan kembali secara manual.
-
Panggilan telepon biasa: tidak tersedia melalui jaringan seluler yang dinonaktifkan.
-
Panggilan internet: dapat berfungsi jika tersedia koneksi internet dan layanan mendukungnya.
-
Aplikasi offline: tetap dapat digunakan tanpa koneksi internet.
Baca Juga
Karena itu, ikon mode pesawat yang terlihat di bagian atas layar tidak selalu berarti seluruh koneksi nirkabel smartphone sedang mati.
Apakah GPS Ikut Berhenti Bekerja?
Baca Juga
GPS memiliki cara kerja yang berbeda dari jaringan seluler dan WiFi. Teknologi ini membantu perangkat menentukan posisi dengan menerima sinyal dari satelit navigasi.
Mengaktifkan mode pesawat tidak selalu menonaktifkan penerimaan sinyal GPS. Pada sejumlah perangkat, smartphone masih dapat menentukan lokasi meskipun jaringan seluler sedang mati.
Namun, kemampuan menentukan lokasi perlu dibedakan dari ketersediaan layanan peta secara daring. Aplikasi navigasi mungkin masih bisa menunjukkan posisi pengguna, tetapi informasi lalu lintas langsung, pencarian tempat melalui internet, dan pembaruan kondisi jalan membutuhkan koneksi data.
Jika pengguna sudah mengunduh peta untuk penggunaan offline, navigasi dasar masih dapat berfungsi selama perangkat mampu memperoleh informasi posisi dan aplikasi mendukung fitur tersebut.
Dengan demikian, mode pesawat tidak otomatis mematikan semua kemampuan penentuan lokasi. Perilakunya bergantung pada perangkat, pengaturan, dan aplikasi yang digunakan.
Mengapa Mode Pesawat Bisa Menghemat Baterai?
Mode pesawat dapat membantu menghemat baterai karena mengurangi aktivitas komunikasi dengan jaringan seluler. Manfaatnya berpotensi lebih terasa ketika smartphone berada di lokasi dengan sinyal yang sangat lemah.
Dalam kondisi tersebut, perangkat dapat bekerja lebih keras untuk mencari jaringan atau mempertahankan koneksi dengan operator. Aktivitas komunikasi tersebut membutuhkan energi tambahan.
Ketika mode pesawat diaktifkan, aktivitas jaringan seluler dapat dihentikan sehingga konsumsi daya berpotensi berkurang. Fitur ini dapat berguna ketika pengguna tidak membutuhkan panggilan telepon atau akses internet seluler untuk sementara waktu.
Meskipun demikian, penghematan baterai tidak selalu sama pada setiap perangkat. Layar yang menyala, aplikasi yang berjalan di latar belakang, WiFi, Bluetooth, dan aktivitas lain tetap dapat mengonsumsi daya.
Jika WiFi diaktifkan kembali untuk mengakses internet, smartphone masih menggunakan energi untuk mempertahankan koneksi tersebut. Oleh karena itu, mode pesawat bukan jaminan baterai akan bertahan jauh lebih lama dalam semua situasi.