Tips n Trik

WiFi Rumah Kini Menjadi Bagian Penting dari Keamanan Digital, Ini Mengapa

WiFi rumah selama ini lebih sering dipandang sebagai sarana untuk menghubungkan HP, laptop, smart TV, dan perangkat lain ke internet. Padahal, router

WiFi Rumah Kini Menjadi Bagian Penting dari Keamanan Digital, Ini Mengapa
WiFi 7, Ilustrasi: DALL·E 3

Password WiFi digunakan perangkat untuk masuk ke jaringan. Sementara itu, password administrator digunakan untuk mengakses pengaturan router, termasuk konfigurasi jaringan dan berbagai fitur keamanan.

Jika akun administrator berhasil diambil alih, seseorang dapat memperoleh kemampuan untuk mengubah konfigurasi router. Karena itu, password administrator sebaiknya dibuat berbeda dari password WiFi dan tidak menggunakan kombinasi bawaan perangkat.

FTC merekomendasikan pengguna mengganti username dan password administrator bawaan serta nama jaringan dengan informasi yang unik.

WPA3 Membuat Enkripsi WiFi Semakin Penting

Aspek lain yang sering diabaikan adalah jenis keamanan jaringan yang digunakan.

Router modern umumnya menawarkan beberapa pilihan keamanan. WPA3 Personal merupakan salah satu standar yang lebih baru, sementara WPA2 Personal masih banyak digunakan pada perangkat yang belum mendukung WPA3.

Enkripsi membuat data yang dikirim melalui jaringan nirkabel tidak mudah dibaca oleh pihak yang tidak memiliki akses yang sah.

Sebaliknya, teknologi lama seperti WEP sudah dianggap usang dan tidak seharusnya menjadi pilihan untuk jaringan rumah modern. FTC juga merekomendasikan penggunaan WPA3 Personal atau WPA2 Personal untuk mengenkripsi jaringan WiFi.

Karena itu, jika router lama hanya menawarkan metode keamanan yang sudah ketinggalan zaman, mengganti perangkat dapat menjadi bagian dari peningkatan keamanan digital.

Firmware Router Juga Harus Diperbarui

Router memiliki software internal yang biasanya disebut firmware. Sama seperti sistem operasi pada HP atau laptop, firmware router dapat memiliki celah keamanan yang perlu diperbaiki melalui pembaruan.

Masalahnya, router sering kali dipasang lalu dibiarkan bekerja selama bertahun-tahun tanpa pernah diperiksa lagi.

Padahal, kerentanan baru dapat ditemukan setelah sebuah produk beredar. Produsen kemudian dapat menerbitkan firmware yang memperbaiki masalah tersebut.

FTC secara khusus menyarankan pengguna memeriksa pembaruan software router secara berkala.

Beberapa router modern bahkan sudah menyediakan pembaruan otomatis. Jika fitur tersebut tersedia dan sesuai dengan kebutuhan pengguna, mengaktifkannya dapat mengurangi kemungkinan perangkat terus menggunakan firmware yang sudah memiliki celah keamanan.

Berita Terkait