Tips n Trik . 08/10/2026, 11:30 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Mematikan fitur yang tidak diperlukan bukan berarti baterai HP otomatis menjadi jauh lebih awet. Namun, mengatur beberapa fitur secara selektif dapat membantu mengurangi aktivitas yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Bluetooth menjadi salah satu fitur yang sering dibiarkan menyala meskipun tidak sedang digunakan.
Pada HP modern, Bluetooth memiliki mekanisme hemat daya sehingga konsumsi energinya ketika tidak aktif berkomunikasi relatif rendah. Karena itu, mematikannya tidak akan selalu menghasilkan penghematan baterai yang besar.
Meski demikian, jika Bluetooth memang tidak digunakan, fitur tersebut dapat dimatikan. Terutama ketika pengguna tidak sedang memakai earbud, headphone, smartwatch, speaker, atau perangkat nirkabel lainnya.
Sebaliknya, jika HP selalu terhubung dengan smartwatch atau perangkat lain sepanjang hari, tidak ada alasan praktis untuk terus-menerus mematikan dan mengaktifkan Bluetooth.
Artinya, pengaturan ini lebih tepat disesuaikan dengan kebiasaan penggunaan daripada dijadikan aturan wajib.
NFC atau Near Field Communication memungkinkan dua perangkat berkomunikasi dalam jarak sangat dekat.
Teknologi ini digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pembayaran nirsentuh, membaca tag NFC, dan fungsi koneksi tertentu.
Jika HP tidak pernah digunakan untuk aktivitas berbasis NFC, fitur tersebut dapat dimatikan.
NFC bukan termasuk penyebab utama baterai smartphone cepat habis. Namun, pengguna yang memang tidak membutuhkan NFC dapat menonaktifkannya untuk mengurangi fungsi perangkat yang terus tersedia tanpa manfaat langsung.
Ketika diperlukan, NFC dapat kembali diaktifkan melalui panel pengaturan cepat pada HP yang mendukung fitur tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media