Mengapa RAM dan Penyimpanan Kini Menjadi Komponen Penting di Era AI?
Perkembangan kecerdasan buatan membuat spesifikasi perangkat tidak lagi hanya bergantung pada prosesor dan kartu grafis. RAM dan penyimpanan kini ikut
AI Membutuhkan Ruang untuk Model dan Data
Salah satu perubahan terbesar dalam era AI adalah semakin banyak model yang dapat berjalan langsung di perangkat.
Microsoft, misalnya, menggunakan Phi Silica sebagai small language model yang dioptimalkan untuk berjalan secara lokal pada NPU di Copilot+ PC. Model tersebut dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan bahasa seperti memahami teks, membuat ringkasan, menulis ulang, dan menghasilkan konten pendek.
Model AI lokal tersebut tentu membutuhkan ruang penyimpanan. Selain model utama, perangkat juga dapat menyimpan komponen pendukung, pembaruan model, cache, data aplikasi, serta berbagai file yang dihasilkan oleh pengguna.
Inilah salah satu alasan kapasitas penyimpanan mulai menjadi bagian penting dari desain perangkat AI.
Baca Juga
Mengapa SSD Tidak Sekadar untuk Menyimpan File?
Pada komputer konvensional, SSD terutama dikenal sebagai tempat menyimpan sistem operasi, aplikasi, foto, video, dan dokumen.
Dalam perangkat yang banyak menggunakan AI, perannya menjadi lebih luas.
SSD dapat menjadi tempat penyimpanan model AI dan berbagai data yang diperlukan aplikasi. Ketika model tertentu perlu dimuat atau diperbarui, penyimpanan menjadi bagian dari proses tersebut.
Perbedaannya memang penting untuk dipahami. SSD tidak menggantikan fungsi RAM. Keduanya memiliki tugas berbeda.
Baca Juga
RAM menjadi ruang kerja berkecepatan tinggi ketika proses berlangsung, sedangkan SSD menjadi tempat penyimpanan data dalam jangka panjang.
Karena itu, memiliki SSD berkapasitas besar tidak otomatis membuat komputer dengan RAM kecil mampu menjalankan semua pekerjaan AI dengan lancar.
Kapasitas RAM dan Penyimpanan Mulai Naik Bersamaan
Persyaratan perangkat AI memberikan gambaran mengenai perubahan tersebut.
Microsoft menetapkan Copilot+ PC harus memiliki setidaknya 16 GB RAM DDR5 atau LPDDR5 dan 256 GB SSD atau UFS. Persyaratan tersebut berjalan bersama kebutuhan NPU yang mampu mencapai sedikitnya 40 TOPS.