Gadget

Harga HP dan Laptop Berpotensi Naik, Apa Hubungannya dengan Ledakan AI?

Harga HP dan laptop berpotensi mengalami kenaikan karena industri teknologi sedang menghadapi tekanan besar pada pasokan komponen memori. Salah satu

Harga HP dan Laptop Berpotensi Naik, Apa Hubungannya dengan Ledakan AI?
Harga HP dan Laptop, Ilustrasi: DALL·E 3

Laptop Menghadapi Masalah yang Serupa

Laptop juga berada dalam posisi yang tidak jauh berbeda.

Sebuah laptop membutuhkan DRAM untuk menjalankan sistem operasi dan aplikasi, sementara SSD digunakan sebagai penyimpanan. Ketika harga kedua komponen tersebut meningkat, biaya pembuatan perangkat ikut terdorong.

Masalahnya menjadi semakin menarik karena komputer juga sedang diarahkan untuk menjalankan AI secara langsung di perangkat.

PC dengan kemampuan AI membutuhkan prosesor khusus atau NPU untuk menangani tugas tertentu. Sebagian aplikasi juga dapat menggunakan RAM dan penyimpanan dalam jumlah lebih besar untuk menjalankan model AI secara lokal.

Artinya, industri komputer menghadapi dua tekanan sekaligus. Pusat data membutuhkan memori dalam jumlah besar untuk AI berbasis cloud, sementara PC dan laptop juga membutuhkan kemampuan komputasi lebih tinggi untuk AI lokal.

Harga Memori Menjadi Faktor Penting

DRAM dan NAND Flash merupakan dua jenis memori yang sangat penting bagi perangkat konsumen.

DRAM digunakan sebagai memori kerja ketika perangkat menjalankan aplikasi. Sementara NAND Flash digunakan untuk penyimpanan seperti SSD dan penyimpanan internal smartphone.

Ketika harga kedua komponen tersebut meningkat, produsen perangkat menghadapi kenaikan biaya produksi.

Dampaknya tidak selalu langsung terlihat di toko. Produsen biasanya masih memiliki persediaan komponen yang dibeli sebelumnya. Selama stok tersebut tersedia, harga perangkat bisa saja tetap dipertahankan.

Namun ketika persediaan lama habis dan produsen harus membeli komponen baru dengan harga lebih tinggi, tekanan terhadap harga produk semakin besar.

Gartner Memperkirakan Dampaknya ke PC dan Smartphone

Gambaran mengenai potensi kenaikan harga perangkat bahkan sudah muncul dalam analisis Gartner.

Gartner memperkirakan harga gabungan DRAM dan SSD dapat meningkat 130 persen pada akhir 2026 dibandingkan 2025. Dalam skenario tersebut, harga PC diperkirakan meningkat sekitar 17 persen dan harga smartphone sekitar 13 persen.

Berita Terkait