Gadget . 08/10/2026, 10:40 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Dalam kondisi tertentu, konsumen mungkin tidak melihat kenaikan harga secara langsung, tetapi mendapatkan spesifikasi yang tidak meningkat sebanyak generasi sebelumnya.
Meskipun AI menjadi salah satu faktor utama, kenaikan harga HP dan laptop tidak bisa sepenuhnya dikaitkan dengan AI.
Industri semikonduktor merupakan rantai pasok yang sangat kompleks. Harga perangkat dapat dipengaruhi kapasitas produksi, permintaan PC dan smartphone, biaya energi, kurs, biaya produksi, logistik, hingga keputusan perusahaan untuk mengalokasikan kapasitas manufaktur ke produk tertentu.
Namun AI memiliki karakteristik khusus.
Permintaan AI berasal dari perusahaan pusat data yang memiliki kebutuhan komputasi dalam skala sangat besar. Perusahaan cloud dapat membeli komponen dalam jumlah besar dan membuat kontrak pasokan jangka panjang.
Hal tersebut dapat memberikan tekanan berbeda dibandingkan pasar konsumen yang lebih sensitif terhadap harga.
Jika tekanan harga berlanjut, salah satu dampaknya adalah konsumen menjadi lebih lama menggunakan perangkat yang sudah dimiliki.
Ketika harga HP atau laptop baru meningkat sementara perangkat lama masih berfungsi dengan baik, pengguna memiliki alasan lebih kuat untuk menunda pembelian.
Fenomena tersebut dapat menciptakan efek berantai.
Produsen harus menghadapi biaya komponen yang lebih tinggi, sementara permintaan konsumen berpotensi melemah karena harga perangkat meningkat. Kondisi ini dapat membuat siklus penggantian smartphone dan PC menjadi lebih panjang.
Bagi konsumen, perangkat yang sebelumnya dianggap sudah waktunya diganti mungkin akan digunakan satu atau dua tahun lebih lama.
Inilah bagian yang sering tidak terlihat dari perkembangan AI.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media