Tips n Trik . 08/10/2026, 13:13 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Karena itu, password yang pernah bocor sebaiknya tidak digunakan kembali, bahkan untuk akun yang dianggap tidak penting.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa password pernah muncul dalam kebocoran, langkah berikutnya adalah menggantinya.
Jangan hanya mengubah satu karakter atau menambahkan angka di belakang password lama. Buat password yang benar-benar berbeda dan sulit ditebak.
Password email sebaiknya juga tidak digunakan untuk akun lain.
Contohnya, password untuk email sebaiknya berbeda dari password media sosial, marketplace, akun game, layanan streaming, dan akun lainnya.
Menggunakan password berbeda memang membuat pengelolaan akun menjadi lebih rumit. Karena itu, password manager dapat digunakan untuk menyimpan dan membuat password unik tanpa harus menghafal semuanya.
Mengganti password bukan satu-satunya langkah yang perlu dilakukan.
Aktifkan autentikasi dua faktor atau 2FA pada akun email jika fitur tersebut tersedia. Dengan perlindungan ini, seseorang yang mengetahui password belum tentu dapat langsung masuk ke akun.
Sistem akan meminta faktor tambahan, seperti kode dari aplikasi authenticator, perangkat yang sudah dipercaya, passkey, atau metode keamanan lainnya.
Untuk akun email utama, lapisan keamanan tambahan ini sangat penting karena email sering digunakan untuk melakukan reset password berbagai akun lain.
Selain memeriksa kebocoran, periksa juga aktivitas login akun email secara berkala.
Layanan email umumnya menyediakan informasi mengenai perangkat, lokasi perkiraan, waktu, atau aktivitas login terbaru.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media