Tips n Trik . 08/10/2026, 13:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Contohnya adalah membuka mobile banking, melakukan transaksi keuangan, mengakses dokumen perusahaan yang sensitif, atau memasukkan informasi kartu pembayaran.
Jika tersedia koneksi seluler 4G atau 5G milik sendiri, jaringan tersebut dapat menjadi pilihan yang lebih praktis untuk aktivitas semacam itu.
WiFi publik masih dapat digunakan untuk aktivitas berisiko lebih rendah seperti membaca berita, membuka media sosial, menonton video, atau melakukan pencarian informasi.
Prinsipnya sederhana: semakin sensitif informasi yang digunakan, semakin penting menggunakan jaringan yang dapat dipercaya.
HTTPS memberikan perlindungan terhadap komunikasi antara browser dan situs web dengan menggunakan enkripsi.
Ketika membuka situs melalui browser, pengguna sebaiknya memastikan alamat situs menggunakan HTTPS, terutama ketika memasukkan informasi pribadi.
Namun, HTTPS tidak berarti sebuah situs otomatis aman. Situs phishing juga dapat menggunakan HTTPS.
Karena itu, perhatikan alamat situs secara keseluruhan. Jangan memasukkan kata sandi atau informasi keuangan hanya karena sebuah halaman menampilkan ikon gembok atau menggunakan HTTPS.
Keamanan koneksi dan keaslian situs adalah dua hal yang berbeda.
VPN atau Virtual Private Network dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan ketika perangkat menggunakan jaringan yang tidak sepenuhnya dipercaya.
VPN membuat koneksi antara perangkat dan server VPN melalui saluran yang terenkripsi. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko pemantauan lalu lintas oleh pihak lain di jaringan lokal.
Namun, VPN bukan solusi untuk seluruh masalah keamanan.
VPN tidak secara otomatis melindungi pengguna dari phishing, aplikasi berbahaya, malware, pencurian kata sandi, atau situs palsu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media