Windows Kini Memiliki Komponen AI di Dalam Sistem, Apa yang Dikerjakannya?
Kecerdasan buatan atau AI perlahan berubah dari sekadar aplikasi tambahan menjadi bagian dari fondasi sistem operasi. Perubahan tersebut terlihat semakin jelas
Komputer pengguna hanya menjadi antarmuka. Proses AI sebenarnya berlangsung pada server jarak jauh sebelum hasil dikirim kembali melalui internet.
AI lokal mengubah sebagian mekanisme tersebut.
Ketika model tersedia di komputer, pemrosesan tertentu dapat dilakukan tanpa mengirim data ke cloud. Pendekatan ini berpotensi mengurangi latensi, memungkinkan sejumlah fungsi bekerja tanpa koneksi internet, serta menjaga sebagian data tetap berada pada perangkat.
Namun, AI lokal tidak otomatis membuat seluruh aktivitas AI sepenuhnya privat. Aplikasi masih dapat menggunakan layanan cloud jika pengembang merancangnya demikian. Karena itu, perilaku privasi tetap bergantung pada aplikasi dan layanan yang digunakan.
Baca Juga
Windows ML Membuka Jalan bagi Lebih Banyak Aplikasi AI
Selain menyediakan model siap pakai, Microsoft mengembangkan Windows ML untuk pengembang yang ingin membawa model AI sendiri.
Windows ML mendukung model ONNX dan dapat memanfaatkan akselerasi perangkat keras yang tersedia pada komputer.
Konsep tersebut penting karena kebutuhan AI setiap aplikasi berbeda.
Aplikasi fotografi mungkin membutuhkan model untuk meningkatkan kualitas gambar, sedangkan aplikasi konferensi video dapat menggunakan AI untuk memperbaiki video atau suara. Aplikasi dokumen dapat memanfaatkan OCR, sementara aplikasi pencarian dapat menggunakan semantic search untuk memahami arti sebuah pertanyaan, bukan sekadar mencocokkan kata.
Dengan menyediakan lapisan AI pada sistem operasi, pengembang tidak selalu harus membangun seluruh infrastruktur tersebut sendiri.
Baca Juga
Dari Sistem Operasi Menuju Platform AI
Perubahan yang terjadi pada Windows menunjukkan perkembangan yang lebih luas dalam industri komputer.
Dahulu sistem operasi terutama bertugas mengelola prosesor, memori, penyimpanan, perangkat keras dan aplikasi. Sekarang muncul lapisan komputasi tambahan berupa model machine learning.
Secara ilmiah, kemampuan tersebut merupakan penerapan machine learning dan neural network yang melakukan inferensi terhadap data. Model telah dilatih menggunakan kumpulan data sebelumnya, kemudian menggunakan parameter hasil pelatihan untuk mengenali pola atau menghasilkan keluaran baru.
Karena itulah komputer dapat melakukan pekerjaan seperti mengenali teks dalam gambar, meningkatkan resolusi, memahami bahasa, atau mengidentifikasi bagian tertentu dari sebuah foto.