Tips n Trik . 21/09/2026, 19:48 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Masalahnya, driver tidak semuanya dibuat langsung oleh Microsoft. Banyak driver dikembangkan oleh produsen perangkat keras dan produsen komputer.
Setelah Windows diperbarui, driver lama terkadang tidak sepenuhnya kompatibel dengan perubahan pada sistem operasi.
Microsoft mencantumkan driver yang tidak kompatibel sebagai salah satu kemungkinan penyebab kegagalan Windows Update. Dalam dokumentasi pemecahan masalah Windows Update, kode kesalahan tertentu bahkan secara khusus dikaitkan dengan driver yang tidak kompatibel.
Dampaknya dapat bermacam-macam. WiFi mungkin tidak bekerja normal, suara hilang, resolusi layar berubah, printer tidak terdeteksi, atau perangkat mengalami masalah ketika proses pembaruan berlangsung.
Karena itu, masalah yang muncul setelah Windows Update belum tentu berasal sepenuhnya dari Windows. Driver perangkat keras juga dapat menjadi bagian dari persoalan.
Persoalan serupa dapat terjadi pada perangkat lunak.
Aplikasi yang dikembangkan beberapa tahun lalu mungkin dibuat berdasarkan arsitektur, komponen, izin, atau mekanisme keamanan Windows pada masa tersebut.
Ketika Windows mengalami perubahan, sebagian asumsi yang digunakan aplikasi lama dapat berubah.
Microsoft menjelaskan bahwa aplikasi lama dapat mengalami masalah kompatibilitas akibat perubahan pada arsitektur sistem operasi, fitur keamanan, atau persyaratan sistem.
Akibatnya, program yang sebelumnya berjalan normal mungkin mengalami error atau bahkan tidak dapat dijalankan setelah sistem operasi diperbarui.
Namun, hal tersebut tidak berarti setiap update akan membuat aplikasi lama rusak. Sebagian besar program tetap dapat berjalan normal, sementara masalah biasanya hanya muncul pada kombinasi perangkat lunak dan konfigurasi tertentu.
Gangguan juga dapat terjadi sebelum pembaruan selesai dipasang.
Windows perlu mengunduh sejumlah file sebelum melakukan instalasi. Apabila proses pengunduhan terganggu, file tertentu dapat menjadi tidak lengkap atau cache pembaruan mengalami masalah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media