Gadget

Smart Glasses Diprediksi Jadi Perangkat AI Berikutnya, Apakah HP Bisa Tergeser?

Smartphone selama hampir dua dekade menjadi perangkat utama untuk mengakses dunia digital. Mulai dari berkomunikasi, mencari informasi, mengambil foto, mengguna

Smart Glasses Diprediksi Jadi Perangkat AI Berikutnya, Apakah HP Bisa Tergeser?
Smart Glasses, Ilustrasi: DALL·E 3

Google bahkan mempersiapkan fitur yang memungkinkan intelligent eyewear memberikan navigasi, menerjemahkan percakapan dan tulisan, mengambil foto atau video, merangkum pesan hingga menjalankan sejumlah tugas melalui Gemini.

Artinya, pengguna tidak harus terus-menerus menatap layar smartphone untuk mendapatkan informasi digital.

Informasi Bisa Muncul Langsung di Depan Mata

Smart glasses sendiri tidak selalu memiliki layar.

Google membagi konsep intelligent eyewear menjadi dua kategori utama, yakni audio glasses dan display glasses.

Audio glasses memberikan informasi melalui suara. Sementara display glasses dapat menampilkan informasi secara visual pada bidang pandang pengguna.

Teknologi display inilah yang berpotensi mengubah hubungan manusia dengan layar.

Bayangkan ketika berjalan menuju sebuah lokasi, petunjuk arah dapat muncul langsung di depan mata. Saat menerima pesan penting, ringkasannya dapat terlihat tanpa harus mengeluarkan HP.

Pada penggunaan yang lebih kompleks, augmented reality bahkan dapat menempatkan informasi digital seolah berada di lingkungan fisik.

Perkembangannya Sudah Semakin Nyata

Smart glasses bukan lagi sekadar konsep laboratorium.

Pada Google I/O 2026, Google mengumumkan intelligent eyewear berbasis Android XR yang dikembangkan bersama Samsung serta produsen kacamata seperti Gentle Monster dan Warby Parker. Google menyatakan model audio glasses dijadwalkan hadir pada musim gugur 2026.

Meta juga semakin serius mengembangkan kategori tersebut. Pada Juni 2026, perusahaan memperkenalkan Meta Glasses bersama EssilorLuxottica dengan integrasi Meta AI.

Sementara itu, Reuters pada September 2026 melaporkan Snap mendorong Specs untuk penggunaan perusahaan dengan teknologi augmented reality dan integrasi AI. Pemanfaatannya mencakup pekerjaan lapangan, ritel hingga lingkungan industri.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa industri sedang menguji smart glasses untuk lebih banyak kebutuhan dibandingkan sekadar mengambil foto dari sudut pandang pengguna.

Berita Terkait