Gadget

Mengapa HP Modern Tidak Lagi Membutuhkan Tombol Home?

Jika melihat kembali smartphone keluaran sekitar satu dekade lalu, tombol Home menjadi salah satu bagian yang hampir selalu terlihat di bagian depan perangkat

Mengapa HP Modern Tidak Lagi Membutuhkan Tombol Home?
Home Button, Ilustrasi: DALL·E 3

Pendekatan tersebut memungkinkan smartphone memiliki layar besar tanpa harus membuat ukuran fisik perangkat bertambah secara drastis.

Tombol Virtual Lebih Fleksibel daripada Tombol Fisik

Tombol fisik memiliki fungsi yang relatif tetap. Sebaliknya, kontrol berbasis perangkat lunak dapat berubah sesuai kebutuhan.

Sistem operasi dapat menampilkan atau menyembunyikan elemen navigasi tergantung aplikasi yang sedang digunakan.

Ketika menonton video atau memainkan game, misalnya, elemen navigasi dapat dibuat lebih minimal agar area layar terasa lebih luas.

Android juga memungkinkan aplikasi bekerja dengan sistem bar transparan sehingga konten dapat ditampilkan hingga mendekati tepian layar. Pendekatan ini digunakan untuk menciptakan pengalaman visual yang lebih imersif. (Android Developers)

Karena navigasi telah menjadi bagian dari perangkat lunak, produsen tidak lagi bergantung kepada sebuah tombol fisik untuk menjalankan fungsi Home.

Sensor Sidik Jari Juga Tidak Harus Berada di Tombol Home

Pada beberapa generasi smartphone, tombol Home memiliki dua fungsi sekaligus, yakni sebagai tombol navigasi dan tempat sensor sidik jari.

Kombinasi tersebut sempat sangat populer.

Namun, perkembangan teknologi biometrik membuat sensor sidik jari tidak lagi harus ditempatkan di tombol Home.

Sensor dapat dipasang di tombol daya pada sisi perangkat atau bahkan ditempatkan di bawah permukaan layar menggunakan teknologi in-display fingerprint.

Sebagian smartphone juga mengandalkan sistem pengenalan wajah sebagai metode autentikasi biometrik.

Akibatnya, alasan mempertahankan tombol Home sebagai lokasi sensor sidik jari juga semakin berkurang.

Komponen Bergerak Bisa Dikurangi

Berita Terkait