Apple Klaim Watch Series 12 Punya Pengukuran Detak Jantung Paling Akurat di Wearable
Apple resmi memperkenalkan Apple Watch Series 12 dengan membawa peningkatan besar pada kemampuan pemantauan kesehatan. Salah satu yang paling ditonjolkan
fin.co.id - Apple resmi memperkenalkan Apple Watch Series 12 dengan membawa peningkatan besar pada kemampuan pemantauan kesehatan. Salah satu yang paling ditonjolkan adalah sistem pengukuran kesehatan baru yang diklaim mampu memberikan pengukuran detak jantung paling akurat di antara perangkat wearable yang beredar di pasaran.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu fokus utama Apple Watch Series 12. Apple tidak lagi hanya menempatkan jam pintarnya sebagai perangkat untuk melihat notifikasi atau mencatat aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai perangkat yang dapat membantu pengguna memahami kondisi tubuh dari waktu ke waktu.
Apple menyebut Apple Watch Series 12 dirancang menggunakan sistem pengukuran kesehatan canggih dan Apple silicon generasi baru. Kombinasi hardware dan pemrosesan data tersebut memungkinkan perangkat memantau sejumlah parameter kesehatan pengguna secara berkelanjutan.
"Apple Watch Series 12 dirancang dengan pengukuran kesehatan canggih dan Apple silicon baru, untuk menghadirkan pengukuran detak jantung paling akurat pada perangkat wearable," demikian klaim Apple dalam pengumumannya.
Baca Juga
Apple Menguji Akurasi Detak Jantung Watch Series 12
Klaim mengenai akurasi detak jantung Apple Watch Series 12 bukan sekadar pernyataan pemasaran tanpa pengujian. Apple mengatakan telah melakukan studi untuk membandingkan kemampuan perangkatnya dengan sejumlah wearable populer yang tersedia secara komersial.
Studi tersebut dilakukan selama Juli dan Agustus 2026 menggunakan perangkat wearable terlaris yang tersedia di pasar hingga Juni 2026.
Meski demikian, penting dicatat bahwa pengujian tersebut dilakukan oleh Apple. Karena itu, klaim sebagai perangkat wearable dengan pengukuran detak jantung paling akurat sebaiknya tetap dipandang sebagai klaim perusahaan sampai tersedia lebih banyak pengujian independen terhadap produk tersebut.
Akurasi pengukuran detak jantung menjadi sangat penting karena data ini digunakan sebagai dasar bagi berbagai fungsi lain pada smartwatch.
Ketika seseorang berolahraga, misalnya, perubahan detak jantung dapat digunakan untuk memperkirakan intensitas aktivitas. Data detak jantung juga dapat membantu pengguna memahami bagaimana tubuh merespons olahraga, istirahat, maupun aktivitas sehari-hari.
Baca Juga
Mengapa Akurasi Detak Jantung Penting?
Sensor detak jantung pada smartwatch umumnya menggunakan teknologi photoplethysmography atau PPG.
Teknologi tersebut bekerja dengan memancarkan cahaya ke kulit dan membaca perubahan jumlah cahaya yang dipantulkan kembali. Perubahan aliran darah yang terjadi setiap kali jantung berdetak kemudian digunakan perangkat untuk memperkirakan denyut jantung pengguna.
Metode ini sudah banyak digunakan pada smartwatch dan perangkat kebugaran modern. Namun, tingkat akurasinya dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk posisi perangkat di pergelangan tangan, gerakan tubuh, warna kulit, kontak sensor dengan kulit, suhu lingkungan, hingga jenis aktivitas yang dilakukan.
Gerakan tangan yang cepat ketika berolahraga juga dapat menghasilkan gangguan pada sinyal optik. Karena itulah produsen wearable tidak hanya mengandalkan sensor, tetapi juga menggunakan algoritma untuk memisahkan sinyal detak jantung dari gangguan akibat gerakan.