Tips n Trik

Penyebab Kuota Internet Cepat Habis, Ini Kesalahan Terbesar Banyak Orang

Kuota internet yang baru dibeli terkadang habis jauh lebih cepat daripada perkiraan. Padahal, ponsel mungkin hanya digunakan untuk membuka media sosial

Penyebab Kuota Internet Cepat Habis, Ini Kesalahan Terbesar Banyak Orang
Kuota Internet, Image: DALL·E 3

fin.co.id - Kuota internet yang baru dibeli terkadang habis jauh lebih cepat daripada perkiraan. Padahal, ponsel mungkin hanya digunakan untuk membuka media sosial, menonton beberapa video, membalas pesan, dan melakukan panggilan video. Kondisi ini membuat banyak orang menduga bahwa operator seluler melakukan kesalahan dalam menghitung pemakaian data.

Namun, kuota yang cepat habis umumnya bukan disebabkan oleh satu aktivitas besar. Masalah tersebut lebih sering berasal dari berbagai aktivitas kecil yang berjalan berulang kali, termasuk ketika ponsel tidak sedang digunakan secara langsung.

Kesalahan terbesar banyak orang adalah membiarkan seluruh aplikasi menggunakan data seluler tanpa pembatasan. Akibatnya, video diputar otomatis, foto dicadangkan ke penyimpanan awan, aplikasi diperbarui, dan konten baru diunduh melalui jaringan seluler.

Streaming Video dengan Kualitas Terlalu Tinggi

Menonton video menjadi salah satu aktivitas yang paling banyak menghabiskan kuota internet. Semakin tinggi resolusi video, semakin besar jumlah data yang harus diterima oleh perangkat.

Video beresolusi 360p tentu membutuhkan data lebih sedikit dibandingkan video Full HD atau 4K. Perbedaannya dapat mencapai beberapa kali lipat meskipun durasi tontonan sama.

Netflix menjelaskan bahwa pemutaran video dengan kualitas rendah dapat menggunakan data hingga sekitar 0,3 GB per jam. Sementara itu, kualitas HD dapat menghabiskan hingga 3 GB per jam dan kualitas Ultra HD atau 4K bisa mencapai 7 GB per jam.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa kuota 10 GB dapat habis hanya dalam beberapa jam apabila pengguna terus menonton video beresolusi tinggi. Pengaturan otomatis juga belum tentu selalu hemat karena aplikasi dapat meningkatkan kualitas ketika jaringan dianggap cukup cepat.

Kesalahan serupa terjadi saat menggunakan YouTube, TikTok, Instagram Reels, dan platform video lainnya. Kebiasaan menggulir video pendek terasa ringan karena setiap video hanya berlangsung beberapa detik. Namun, ratusan video yang dimuat secara berurutan dapat menghabiskan data dalam jumlah besar.

Membiarkan Video Diputar Otomatis

Fitur autoplay membuat video langsung diputar ketika muncul di layar. Pengguna bahkan tidak harus menekan tombol putar untuk mengunduh konten tersebut.

Ketika halaman media sosial digulir, aplikasi akan memuat video berikutnya sebelum pengguna benar-benar menontonnya. Sistem ini dirancang agar perpindahan antarkonten terasa cepat dan lancar. Konsekuensinya, data dapat digunakan untuk memuat video yang akhirnya dilewati.

Mematikan autoplay atau memilih opsi pemutaran otomatis hanya melalui Wi-Fi dapat membantu mengurangi pemakaian kuota. Pengaturan tersebut biasanya tersedia pada menu penggunaan data, kualitas media, atau preferensi pemutaran di masing-masing aplikasi.

Pencadangan Foto dan Video Menggunakan Data Seluler

Foto dan video dari kamera ponsel dapat dicadangkan secara otomatis ke layanan penyimpanan awan. Proses ini penting untuk melindungi berkas jika perangkat rusak atau hilang. Akan tetapi, pencadangan sebaiknya diatur agar hanya berlangsung saat ponsel tersambung ke Wi-Fi.

Berita Terkait