Gadget

Apa Benar HP Flagship Mulai Sulit Dibedakan dengan HP Kelas Menengah?

Beberapa tahun lalu, membedakan HP flagship dengan HP kelas menengah relatif mudah. Flagship biasanya memiliki layar jauh lebih baik, kamera lebih canggih, bodi

Apa Benar HP Flagship Mulai Sulit Dibedakan dengan HP Kelas Menengah?
HP Flagship dan Menengah, Ilustrasi: DALL·E 3

fin.co.id - Beberapa tahun lalu, membedakan HP flagship dengan HP kelas menengah relatif mudah. Flagship biasanya memiliki layar jauh lebih baik, kamera lebih canggih, bodi premium, prosesor tercepat, pengisian daya modern, hingga dukungan software yang lebih panjang. Sementara itu, HP kelas menengah identik dengan berbagai kompromi.

Kondisi tersebut perlahan berubah.

HP kelas menengah terbaru sekarang dapat menawarkan layar OLED dengan refresh rate tinggi, kamera utama beresolusi besar, bodi berbahan logam dan kaca, perlindungan terhadap air, fitur kecerdasan buatan atau AI, hingga pembaruan sistem operasi selama bertahun-tahun.

Counterpoint Research bahkan menyoroti bagaimana berbagai teknologi yang sebelumnya eksklusif untuk perangkat flagship semakin banyak didemokratisasi ke kategori harga yang lebih rendah. Kondisi tersebut membuat konsumen semakin sulit melihat perbedaan besar hanya dengan menggunakan HP selama beberapa menit.

Namun, apakah artinya flagship sudah tidak memiliki keunggulan berarti?

Jawabannya tidak sesederhana itu.

HP Kelas Menengah Mendapatkan Banyak Fitur Premium

Salah satu penyebab jarak antara flagship dan kelas menengah semakin kecil adalah teknologi smartphone telah mencapai tingkat kematangan yang tinggi.

Dulu layar OLED merupakan fitur premium. Kini panel semacam itu dapat ditemukan pada banyak HP kelas menengah. Refresh rate 90 Hz sampai 120 Hz juga tidak lagi istimewa.

Sebagai contoh, Galaxy A56 5G menggunakan layar Super AMOLED 6,7 inci dan memiliki perlindungan IP67. Samsung juga menggunakan rangka logam dan Gorilla Glass Victus+ pada perangkat tersebut.

Google Pixel 9a memberikan contoh lain. HP yang diluncurkan sebagai perangkat dengan harga lebih terjangkau dibanding Pixel flagship itu sudah menggunakan layar pOLED 120 Hz, sertifikasi IP68, wireless charging, Gemini Nano, hingga berbagai fitur berbasis AI.

Artinya, daftar spesifikasi yang dahulu langsung menunjukkan bahwa suatu perangkat merupakan flagship sekarang tidak selalu dapat digunakan sebagai patokan.

Pengalaman Penggunaan Harian Semakin Mirip

Perbedaan paling sulit dirasakan justru ketika smartphone digunakan untuk aktivitas biasa.

Membuka WhatsApp, browsing, menggunakan media sosial, menonton video, memesan kendaraan, mengambil foto, membuka dokumen, hingga menjalankan aplikasi perbankan tidak membutuhkan prosesor kelas tertinggi.

Berita Terkait