Tips n Trik . 30/08/2026, 20:25 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Microsoft kembali memperluas opsi personalisasi di Windows 11. Salah satu perubahan terbaru yang mulai diperkenalkan adalah kemampuan untuk mengatur ukuran Start Menu sehingga pengguna tidak lagi sepenuhnya bergantung pada ukuran yang ditentukan secara otomatis oleh sistem operasi.
Dalam pembaruan Windows 11 yang mulai diuji dan digulirkan pada 2026, Microsoft menyediakan pilihan ukuran Start Menu melalui pengaturan Personalization. Pengguna dapat memilih Start Menu berukuran Small atau Large, selain opsi Automatic yang sebelumnya digunakan secara default.
Fitur tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, kemampuan mengubah ukuran Start Menu sebenarnya dapat berpengaruh cukup besar terhadap kenyamanan penggunaan komputer, terutama karena ukuran layar perangkat Windows sangat beragam, mulai dari laptop berukuran kecil hingga monitor desktop beresolusi tinggi.
Microsoft menjelaskan bahwa pilihan ukuran Start Menu menjadi bagian dari upaya membuat tampilan Windows 11 lebih personal dan sesuai dengan cara pengguna menggunakan perangkatnya.
Pada versi Windows 11 sebelumnya, pengguna tidak memiliki pilihan langsung untuk mengubah ukuran keseluruhan Start Menu.
Pengguna memang dapat mengatur beberapa elemen yang muncul di Start Menu, misalnya jumlah aplikasi yang disematkan atau konten rekomendasi. Namun, ukuran keseluruhan panel Start Menu pada dasarnya ditentukan oleh Windows.
Kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah versi Windows sebelumnya yang menawarkan fleksibilitas lebih besar terhadap tampilan Start Menu.
Microsoft kemudian mulai mengubah pendekatan tersebut.
Pada Windows 11 Insider Preview Build 26220.8925 yang dirilis ke Beta Channel pada Juli 2026, Microsoft memperkenalkan pilihan ukuran Small dan Large untuk Start Menu.
Perubahan tersebut kemudian muncul pula pada Windows 11 Release Preview Build 26100.9267 dan 26200.9267 yang dirilis pada 14 Agustus 2026 untuk Windows 11 versi 24H2 dan 25H2.
Dengan demikian, fitur ini sudah bergerak dari tahap pengujian awal menuju kanal yang lebih dekat dengan distribusi umum.
Namun, Microsoft menggunakan mekanisme gradual rollout. Artinya, tidak semua komputer akan menerima fitur tersebut pada saat yang sama.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media