Zoom 100x di Kamera HP Benar-Benar Zoom Optik atau Hanya Olahan Software?
Kemampuan zoom menjadi salah satu fitur yang semakin sering ditonjolkan produsen HP kelas atas. Tidak lagi sebatas 2x, 3x, atau 5x, sejumlah smartphone kini
Salah satu metode paling sederhana adalah digital zoom.
Digital zoom pada dasarnya mengambil bagian tertentu dari gambar yang ditangkap sensor, kemudian memperbesarnya agar memenuhi layar atau ukuran foto yang diinginkan.
Cara kerjanya memiliki kemiripan dengan memotong atau crop sebuah foto kemudian memperbesarnya.
Masalahnya, semakin jauh gambar diperbesar, semakin sedikit informasi asli yang tersedia. Detail halus dapat menghilang, tepian objek terlihat kasar, dan noise menjadi semakin mudah terlihat.
Baca Juga
Karena itu, kamera smartphone modern tidak sekadar melakukan pembesaran digital sederhana.
Produsen biasanya menggabungkan beberapa teknik sekaligus.
Sensor Beresolusi Tinggi Membantu Mempertahankan Detail
Sensor kamera dengan resolusi tinggi, misalnya 50 MP, 108 MP, atau 200 MP, menyediakan jumlah piksel yang relatif besar.
Ketika kamera melakukan crop, masih terdapat cukup banyak data yang dapat digunakan sebelum kualitas gambar turun secara drastis.
Teknik tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang sering disebut sebagai optical quality zoom atau zoom dengan kualitas menyerupai optik pada tingkat pembesaran tertentu.
Baca Juga
Namun, istilah tersebut perlu dibedakan dari optical zoom sebenarnya.
Sebagai contoh, spesifikasi Samsung Galaxy S24 Ultra mencantumkan optical zoom 3x dan 5x, optical quality zoom 2x dan 10x yang menggunakan Adaptive Pixel Sensor, serta digital zoom hingga 100x.
Dengan kata lain, label 10x berkualitas optik tidak berarti perangkat tersebut memiliki lensa dengan optical zoom 10x murni.
AI Ikut Bekerja saat Zoom Semakin Jauh
Pada tingkat pembesaran ekstrem, kemampuan hardware saja biasanya tidak cukup untuk menghasilkan foto yang mudah dilihat.