HP Tiba-tiba Lemot saat Panas, Bisa Jadi Thermal Throttling
HP yang awalnya terasa cepat terkadang mendadak menjadi lemot setelah digunakan cukup lama. Perpindahan aplikasi terasa lebih berat, animasi mulai tersendat
Smartphone memiliki ruang yang jauh lebih sempit dibandingkan komputer desktop. Tidak ada kipas besar dan heatsink seperti pada PC biasa. Karena itu, pengelolaan konsumsi daya dan suhu menjadi sangat penting dalam desain smartphone. Qualcomm juga menjelaskan bahwa perangkat mobile termasuk kategori perangkat dengan keterbatasan daya dan termal yang tinggi.
Pada titik tertentu, sistem dapat memilih mengurangi performa dibandingkan membiarkan suhu terus meningkat.
Bagaimana Sistem Menurunkan Performa?
Thermal throttling tidak selalu berarti prosesor langsung menjadi sangat lambat. Pengurangan performa biasanya dilakukan secara bertahap sesuai kondisi termal perangkat.
Android memiliki beberapa tingkat status termal, mulai dari NONE, LIGHT, MODERATE, SEVERE, CRITICAL, EMERGENCY, hingga SHUTDOWN.
Baca Juga
Pada tahap ringan, dampaknya mungkin hampir tidak terasa. Namun ketika kondisi termal semakin berat, kapasitas sistem dapat semakin dibatasi. Pada kondisi severe, dokumentasi Android menyebut pengalaman pengguna dapat mulai terdampak secara nyata, termasuk munculnya tampilan yang tersendat. Pada level yang lebih ekstrem, beberapa komponen bahkan dapat dinonaktifkan sebelum sistem melakukan shutdown sebagai langkah perlindungan terakhir.
Inilah alasan performa HP dapat terasa berbeda setelah bermain game cukup lama.
Misalnya, sebuah game awalnya berjalan stabil dengan frame rate tinggi. Setelah suhu naik, GPU mulai mengurangi frekuensi kerja. Frame rate kemudian turun meskipun pengaturan grafis tidak berubah.
Fenomena tersebut tidak selalu menunjukkan bahwa game bermasalah. Kemampuan pemrosesan yang tersedia memang sedang dibatasi oleh sistem.
Ciri-ciri HP Mengalami Thermal Throttling
Baca Juga
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah hubungan antara meningkatnya suhu dan menurunnya performa.
HP dapat terasa sangat cepat ketika baru digunakan, tetapi setelah beberapa menit menjalankan aktivitas berat mulai terasa lebih lambat.
Saat bermain game, frame rate dapat turun atau muncul stutter. Dalam penggunaan biasa, animasi antarmuka mungkin terasa kurang mulus dan perpindahan aplikasi membutuhkan waktu lebih lama.
Pada perangkat tertentu, efek pengelolaan suhu tidak hanya terlihat pada CPU atau GPU.
Apple menjelaskan bahwa ketika suhu internal iPhone melebihi rentang operasi normal, pengisian daya dapat melambat atau berhenti, layar dapat meredup, sinyal seluler dapat melemah karena radio memasuki mode daya rendah, serta beberapa fitur kamera dapat dinonaktifkan sementara. Performa pada aplikasi tertentu juga dapat berkurang melalui penurunan frame rate atau peningkatan waktu pemrosesan.