Tips n Trik . 14/08/2026, 13:16 WIB

Apakah Ngecas HP Semalaman Benar-benar Merusak Baterai?

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Banyak orang masih percaya bahwa mengecas HP semalaman bisa membuat baterai cepat rusak. Anggapan ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar.

Pada HP modern, sistem pengisian daya sudah dirancang untuk mengatur arus ketika baterai mendekati penuh. Jadi, membiarkan HP terhubung ke charger selama tidur tidak otomatis membuat baterai "kelebihan daya" atau langsung rusak.

Namun, ada faktor lain yang justru lebih berpengaruh terhadap kesehatan baterai dalam jangka panjang, terutama panas dan terlalu lama berada dalam kondisi terisi penuh.

Jadi, Apakah Aman Mengecas HP Semalaman?

Secara umum, mengecas HP semalaman masih tergolong aman, terutama pada smartphone modern yang menggunakan baterai lithium-ion dan memiliki sistem manajemen pengisian daya.

Ketika baterai mendekati kapasitas penuh, sistem akan mengurangi kecepatan pengisian. Apple menjelaskan bahwa iPhone mengisi dengan cepat hingga sekitar 80 persen, kemudian memperlambat proses pengisian untuk mengurangi tekanan pada baterai dan membatasi suhu.

Google juga secara eksplisit menyebut bahwa perangkat Android dapat diisi penuh semalaman. Sistem pada perangkat modern bahkan dapat mengoptimalkan pengisian agar baterai tidak terlalu lama berada pada kondisi 100 persen.

Artinya, kebiasaan tidur sambil mengecas HP bukan sesuatu yang secara otomatis berbahaya.

Yang Lebih Perlu Diperhatikan Adalah Panas

Jika ada satu hal yang perlu lebih diperhatikan ketika mengecas HP semalaman, jawabannya adalah suhu.

Baterai lithium-ion mengalami proses penuaan kimia secara alami. Suhu tinggi dapat mempercepat proses tersebut, sehingga kapasitas baterai bisa menurun lebih cepat.

Google menyarankan agar HP tetap dingin, terutama ketika baterai sudah penuh. Menurut Google, panas dapat membuat baterai lebih cepat terkuras dan dalam kondisi tertentu dapat merusak baterai.

Karena itu, masalah sebenarnya bukan semata-mata karena HP terhubung ke charger selama delapan jam. Risiko yang lebih penting muncul jika HP menjadi terlalu panas selama periode tersebut.

Contohnya adalah ketika HP sedang dicas di bawah bantal, tertutup selimut, diletakkan di kasur, terkena sinar matahari, atau digunakan untuk aktivitas berat sambil mengisi daya.

Dalam kondisi seperti itu, panas bisa terperangkap dan membuat temperatur perangkat meningkat.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com