Tips n Trik

Daftar AI yang Wajib Dikuasai agar Lebih Produktif dalam Bekerja

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari. AI tidak lagi hanya digunakan untuk membuat gambar

Daftar AI yang Wajib Dikuasai agar Lebih Produktif dalam Bekerja
Bikin Presentasi Pakai AI, Image: DALL·E 3

AI dapat digunakan untuk membantu membuat dokumen, merangkum informasi, menganalisis data, membuat presentasi, dan membantu pekerjaan lainnya dalam ekosistem Microsoft.

Bagi pekerja kantoran yang menghabiskan banyak waktu menggunakan Word, Excel, PowerPoint, dan aplikasi Microsoft lainnya, kemampuan menggunakan AI semacam Copilot dapat membantu mengurangi pekerjaan manual.

Claude Untuk Menulis Dan Mengolah Dokumen Panjang

Anthropic Claude dapat menjadi pilihan untuk pekerjaan yang membutuhkan pengolahan teks dan dokumen dalam jumlah besar.

AI ini dapat digunakan untuk merangkum dokumen, menyusun tulisan, melakukan analisis, membuat kerangka laporan, serta membantu mengevaluasi teks.

Pengguna dapat memberikan konteks yang cukup panjang dan meminta AI mengidentifikasi poin penting, menemukan perbedaan informasi, atau mengubah struktur dokumen menjadi format yang lebih mudah dipahami.

Kemampuan seperti ini sangat berguna bagi pekerja yang setiap hari berhadapan dengan laporan, dokumen bisnis, riset, atau materi tertulis lainnya.

Perplexity Untuk Riset Dan Pencarian Informasi

Perplexity memiliki pendekatan yang lebih berorientasi pada pencarian informasi.

Alih-alih hanya memberikan jawaban seperti mesin pencari tradisional, Perplexity dapat membantu menyusun jawaban berdasarkan berbagai sumber yang ditemukan.

AI semacam ini dapat digunakan pada tahap awal riset untuk mencari informasi, memahami sebuah topik, menemukan sumber, atau mengidentifikasi perkembangan terbaru.

Namun, hasil pencarian tetap perlu diperiksa kembali, terutama ketika informasi akan digunakan untuk laporan profesional atau keputusan penting.

NotebookLM Untuk Memahami Dokumen

NotebookLM dari Google dirancang untuk membantu pengguna bekerja berdasarkan sumber yang mereka masukkan.

Misalnya, seorang pekerja memiliki laporan perusahaan, dokumen penelitian, catatan rapat, atau sejumlah PDF. Dokumen tersebut dapat digunakan sebagai sumber untuk kemudian ditanyakan kepada AI.

Berita Terkait