Tips n Trik . 02/08/2026, 10:57 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Mode Sleep lebih cocok digunakan jika Anda berencana kembali menggunakan laptop dalam waktu dekat.
Contohnya:
Berhenti bekerja selama 15 hingga 60 menit.
Berpindah tempat kerja.
Menutup laptop saat sedang bepergian dalam waktu singkat.
Ingin langsung melanjutkan pekerjaan tanpa menunggu proses booting.
Pada laptop modern yang menggunakan SSD, proses bangun dari Sleep biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa detik.
Shutdown lebih disarankan jika laptop tidak akan digunakan dalam waktu lama.
Misalnya:
Setelah selesai bekerja seharian.
Tidak akan menggunakan laptop semalaman.
Akan bepergian selama beberapa hari.
Setelah selesai menginstal pembaruan Windows atau driver.
Saat laptop mulai terasa lambat atau mengalami gangguan sistem.
Melakukan Shutdown secara berkala membantu sistem memulai kembali seluruh proses dari kondisi bersih sehingga performa dapat kembali optimal.
Tidak. Laptop modern memang dirancang untuk sering menggunakan mode Sleep. Microsoft maupun produsen laptop telah mengoptimalkan fitur ini agar aman digunakan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
Meski begitu, membiarkan laptop terus berada dalam mode Sleep selama berhari-hari tanpa pernah dimatikan bukanlah kebiasaan yang ideal. Sistem operasi dapat menumpuk proses di latar belakang, penggunaan memori meningkat, dan beberapa pembaruan penting mungkin tidak selesai dipasang hingga laptop di-restart atau dimatikan.
Karena itu, melakukan Shutdown atau Restart secara berkala tetap dianjurkan agar sistem bekerja lebih stabil.
Jawabannya bergantung pada kebutuhan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media