Tips n Trik . 31/07/2026, 09:48 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Sistem operasi Windows membutuhkan ruang kosong untuk mengunduh dan memasang pembaruan.
Jika SSD hampir penuh, proses pembaruan bisa gagal, tertunda, atau memunculkan peringatan bahwa kapasitas penyimpanan tidak mencukupi.
Laptop yang menjalankan banyak aplikasi sekaligus sering memanfaatkan penyimpanan sebagai virtual memory ketika RAM mulai penuh.
Jika SSD kekurangan ruang kosong, proses ini menjadi kurang optimal sehingga perpindahan antar aplikasi dapat terasa lebih lambat.
SSD memiliki jumlah siklus penulisan yang terbatas. Saat ruang kosong semakin sedikit, pengelolaan data menjadi lebih kompleks sehingga proses penulisan ulang data dapat meningkat.
Teknologi SSD modern memang dirancang agar tahan lama, tetapi menyediakan ruang kosong yang cukup tetap membantu pengontrol SSD bekerja lebih efisien.
Sebagai panduan umum, usahakan menyediakan setidaknya 10 hingga 20 persen ruang kosong dari total kapasitas SSD.
Sebagai contoh:
SSD 512 GB sebaiknya memiliki ruang kosong sekitar 50 hingga 100 GB.
SSD 1 TB sebaiknya memiliki ruang kosong sekitar 100 hingga 200 GB.
Dengan ruang kosong tersebut, SSD memiliki area kerja yang cukup untuk menjaga performa tetap stabil.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media