Tips n Trik . 31/07/2026, 10:08 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Banyak orang mengira membeli Smart TV beresolusi 4K otomatis menjamin gambar yang sangat tajam. Kenyataannya, tidak sedikit pengguna yang justru kecewa karena tampilan layar terlihat buram, pecah, atau kurang detail meski TV yang digunakan sudah mendukung resolusi Ultra HD.
Jika mengalami kondisi tersebut, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Smart TV mengalami kerusakan. Ada sejumlah faktor yang dapat membuat kualitas gambar tidak maksimal, mulai dari sumber video hingga pengaturan pada televisi itu sendiri.
Penyebab paling umum adalah sumber video yang memang bukan 4K.
Meski Smart TV memiliki panel 4K dengan resolusi 3.840 x 2.160 piksel, tayangan yang diputar bisa saja masih beresolusi HD 720p atau Full HD 1080p. Ketika gambar dengan resolusi lebih rendah diperbesar memenuhi layar 4K, detailnya akan berkurang sehingga terlihat kurang tajam.
Karena itu, pastikan film, serial, atau video yang ditonton memang tersedia dalam resolusi 4K.
Saat menggunakan layanan streaming, kualitas gambar sangat bergantung pada kecepatan internet.
Jika koneksi tidak stabil, aplikasi biasanya akan otomatis menurunkan resolusi video agar pemutaran tetap lancar. Akibatnya, video yang seharusnya tampil dalam kualitas 4K justru diputar dalam resolusi yang lebih rendah.
Untuk menikmati streaming 4K, banyak penyedia layanan merekomendasikan kecepatan internet minimal sekitar 25 Mbps yang stabil.
Sebagian Smart TV menggunakan mode gambar bawaan yang dirancang untuk menghemat daya, bukan menghasilkan kualitas visual terbaik.
Cobalah membuka menu Picture Settings, lalu gunakan mode seperti Movie, Cinema, atau Filmmaker Mode jika tersedia. Anda juga dapat menyesuaikan tingkat ketajaman (Sharpness), kontras, kecerahan, dan warna agar lebih sesuai dengan kondisi ruangan.
Hindari mengatur Sharpness terlalu tinggi karena justru dapat membuat objek terlihat tidak alami.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media