Tips n Trik . 31/07/2026, 15:37 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
RAM LPDDR membutuhkan daya lebih rendah sehingga membantu memperpanjang masa pakai baterai laptop. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak laptop ultraportabel beralih menggunakan LPDDR5 atau LPDDR5X.
Sementara itu, DDR mengonsumsi daya lebih besar, tetapi menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi.
DDR memiliki nilai tambah karena pada banyak laptop, modul RAM masih bisa diganti atau ditambah.
Sebaliknya, LPDDR umumnya disolder ke motherboard. Jika kapasitas RAM terasa kurang di kemudian hari, pengguna tidak dapat menambahnya tanpa mengganti seluruh motherboard.
Karena itu, penting memilih kapasitas LPDDR yang sesuai sejak awal pembelian.
Dulu, DDR sering dianggap lebih unggul dalam performa. Namun, perkembangan teknologi membuat LPDDR5 dan LPDDR5X mampu menawarkan bandwidth yang sangat tinggi.
Untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja, browsing, streaming, hingga editing ringan, perbedaan performanya hampir tidak terasa.
Pada beberapa aplikasi tertentu yang membutuhkan latensi rendah atau upgrade RAM besar, DDR masih memiliki keunggulan.
LPDDR memungkinkan produsen membuat laptop lebih tipis karena chip memori dipasang langsung di papan utama.
Sebaliknya, penggunaan modul DDR membutuhkan ruang tambahan untuk slot RAM.
Jika berbicara soal gaming, jenis RAM bukan satu-satunya faktor yang menentukan performa.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media