Tips n Trik . 29/07/2026, 11:18 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Smartphone dengan RAM 4 GB atau 6 GB biasanya akan lebih merasakan manfaat Virtual RAM dibandingkan perangkat yang sudah memiliki RAM 12 GB atau lebih.
Pada perangkat dengan RAM kecil, tambahan ruang sementara dapat membantu sistem mengelola memori saat beban kerja meningkat.
Meskipun terdengar menarik, Virtual RAM memiliki sejumlah keterbatasan.
RAM fisik dirancang khusus untuk menyimpan dan mengakses data dengan kecepatan sangat tinggi. Sebaliknya, penyimpanan internal tetap memiliki latensi yang lebih tinggi meskipun sudah menggunakan teknologi UFS.
Akibatnya, Virtual RAM tidak mampu menyamai performa RAM asli.
Performa smartphone tidak hanya ditentukan oleh kapasitas RAM. Chipset, GPU, optimasi sistem operasi, dan kecepatan penyimpanan juga memiliki peran besar.
Jika prosesor menjadi faktor pembatas, mengaktifkan Virtual RAM tidak akan membuat aplikasi atau game berjalan lebih cepat.
Banyak pengguna mengira Virtual RAM dapat meningkatkan frame rate saat bermain game. Faktanya, peningkatan FPS umumnya bergantung pada kemampuan GPU, CPU, serta optimasi game.
Virtual RAM hanya membantu pengelolaan memori, bukan meningkatkan kemampuan grafis perangkat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media