Apa Itu Refresh Rate Adaptif? Benarkah Bisa Menghemat Baterai?

tekno.fin.co.id - 29/07/2026, 17:00 WIB

Apa Itu Refresh Rate Adaptif? Benarkah Bisa Menghemat Baterai?

Refresh Rate Adaptif, Image: DALL·E 3

fin.co.id - Saat membeli smartphone baru, Anda mungkin menemukan spesifikasi layar seperti refresh rate 90 Hz, 120 Hz, bahkan 144 Hz. Semakin tinggi angkanya, tampilan layar akan terasa lebih halus saat menggulir media sosial, bermain game, atau berpindah antar aplikasi.

Namun, kini banyak produsen smartphone juga menghadirkan fitur refresh rate adaptif. Fitur ini diklaim mampu memberikan pengalaman visual yang mulus tanpa membuat baterai cepat habis.

Lantas, apa sebenarnya refresh rate adaptif dan apakah benar bisa menghemat daya?

Apa Itu Refresh Rate Adaptif?

Refresh rate adalah jumlah pembaruan gambar pada layar setiap detik. Satuan yang digunakan adalah Hertz (Hz).

Sebagai contoh:

  • 60 Hz berarti layar diperbarui 60 kali setiap detik.

  • 120 Hz berarti layar diperbarui 120 kali setiap detik.

Semakin tinggi refresh rate, animasi dan pergerakan gambar akan terlihat lebih mulus. Namun, refresh rate yang tinggi juga membutuhkan lebih banyak energi.

Di sinilah refresh rate adaptif berperan. Teknologi ini memungkinkan layar mengubah refresh rate secara otomatis sesuai aktivitas yang sedang dilakukan pengguna.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Alih-alih selalu berjalan di 120 Hz, layar akan menyesuaikan refresh rate secara dinamis.

Sebagai contoh:

  • Saat membaca artikel atau melihat foto, refresh rate bisa turun menjadi 10 Hz, bahkan 1 Hz pada beberapa smartphone premium.

  • Saat menonton video, refresh rate akan menyesuaikan dengan frame rate video.

  • Saat bermain game atau menggulir media sosial, refresh rate akan meningkat menjadi 90 Hz atau 120 Hz agar tampilan tetap mulus.

Semua proses tersebut berlangsung secara otomatis tanpa perlu diatur secara manual.

Benarkah Bisa Menghemat Baterai?

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID