-
Kabel charger tertekuk atau terkelupas.
-
Lampu indikator charger berkedip.
-
Port pengisian terasa longgar.
-
Charger menjadi sangat panas saat digunakan.
Menggunakan charger yang tidak sesuai spesifikasi juga dapat memengaruhi kestabilan daya.
RAM Bermasalah
Modul RAM yang longgar atau mulai rusak dapat menyebabkan sistem berhenti bekerja secara tiba-tiba.
Biasanya kondisi ini disertai gejala seperti:
-
Laptop sering hang.
-
Muncul blue screen.
-
Restart sendiri sebelum akhirnya mati.
Membersihkan pin RAM atau memasangnya kembali terkadang sudah cukup mengatasi masalah jika penyebabnya hanya karena koneksi yang kurang baik.
Kerusakan pada SSD atau HDD
Media penyimpanan yang mulai mengalami kerusakan juga bisa menyebabkan laptop mati atau gagal melanjutkan proses kerja.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
-
Laptop menjadi sangat lambat.
-
File sering gagal dibuka.
-
Muncul suara aneh pada HDD.
-
Sistem operasi sering gagal melakukan booting.
Jika menggunakan SSD, pemeriksaan kesehatan penyimpanan melalui aplikasi diagnostik dapat membantu mengetahui kondisinya.
Driver atau Sistem Operasi Mengalami Gangguan
Driver yang tidak kompatibel atau file sistem Windows yang rusak juga dapat memicu laptop mati mendadak.
Masalah ini biasanya muncul setelah: