Jika sebelumnya Anda pernah mengaktifkan System Restore, manfaatkan fitur ini untuk mengembalikan kondisi Windows ke waktu sebelum masalah muncul.
Cara ini tidak menghapus dokumen pribadi, tetapi akan membatalkan perubahan pada sistem, driver, maupun aplikasi yang baru dipasang.
Periksa Kondisi SSD atau HDD
Jika laptop mulai sering lambat sebelum akhirnya gagal masuk Windows, bisa jadi media penyimpanannya mengalami masalah.
Tanda-tandanya antara lain:
- Proses boot sangat lama.
- Laptop sering freeze.
- Muncul bunyi tidak normal pada HDD.
- Windows sering mengalami error.
Jika menggunakan SSD yang kesehatannya sudah menurun atau HDD yang mulai rusak, sebaiknya segera lakukan pencadangan data.
Periksa Pengaturan BIOS
Masuk ke BIOS atau UEFI dengan menekan tombol seperti F2, Del, atau Esc saat laptop dinyalakan, tergantung mereknya.
Pastikan SSD atau HDD masih terdeteksi dan urutan boot mengarah ke drive tempat Windows terpasang.
Jika penyimpanan tidak terdeteksi sama sekali, kemungkinan terdapat masalah pada perangkat keras.
Reset atau Instal Ulang Windows
Jika seluruh langkah sebelumnya tidak berhasil, pilihan terakhir adalah melakukan Reset This PC atau instal ulang Windows.
Sebelum melakukannya, usahakan mencadangkan data penting terlebih dahulu jika media penyimpanan masih bisa diakses.
Instal ulang memang dapat mengatasi banyak masalah sistem, tetapi semua aplikasi harus dipasang kembali setelah proses selesai.