Institusi Borong BTC, Metaplanet Ikut Bersaing
Dari sisi institusional, perusahaan teknologi asal Jepang Metaplanet kembali menyedot perhatian. Mereka menerbitkan obligasi tanpa bunga senilai $210 juta untuk membeli Bitcoin tambahan, memperbesar akumulasi mereka ke lebih dari 10.000 BTC.
Langkah ini mengingatkan pada strategi MicroStrategy yang juga agresif mengoleksi Bitcoin. Selain itu, GameStop dan SharpLink Gaming juga mengalirkan dana ke aset kripto besar, menegaskan tren bullish jangka panjang.
Dominasi BTC Kuat, ETF Masuk Terus Mengalir
Bitcoin masih memegang dominasi pasar di angka 63,74%, jauh meninggalkan altcoin lainnya. Arus masuk ke ETF Bitcoin spot mencapai $1,37 miliar selama seminggu terakhir. Sebaliknya, ETF Ethereum justru mengalami arus keluar bersih sebesar $2,1 juta pada Jumat (13/6).
Secara teknikal, BTC sedang membentuk pola head and shoulders terbalik, dengan neckline di $106.200. Jika berhasil breakout dengan volume besar, BTC berpotensi menuju level $110.000 hingga $115.000 (Rp1,79 miliar – Rp1,87 miliar). Namun indikator RSI (50,11) dan MACD (-288,8) masih netral.
Kesimpulan: Momentum Masih Ada, Tapi Pasar Waspada
Harga Bitcoin kembali stabil berkat dorongan dari legalitas kripto Vietnam dan akumulasi institusi besar. Namun, ketegangan geopolitik tetap menjadi risiko utama yang membayangi.
“Saat ini kita melihat dorongan dari institusi besar seperti Metaplanet jadi katalis kuat, tapi konfirmasi volume tetap krusial agar Bitcoin bisa lanjut ke fase bullish berikutnya,” pungkas Fyqieh.
Bitcoin berada di titik krusial. Antara peluang dari Asia dan ancaman geopolitik, investor perlu jeli melihat arah tren ke depan. (*)