Crypto . 20/05/2025, 11:53 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Potensi pelepasan token dalam jumlah besar ke pasar bisa menciptakan tekanan jual besar yang menekan harga signifikan. Ini menjadi salah satu alasan mengapa kestabilan saat ini harus dipandang dengan hati-hati.
Pi Coin sudah mulai tersedia di beberapa exchange terpusat seperti OKX dan Bitget sejak peluncuran Open Mainnet pada 20 Februari 2025. Namun, belum ada listing di exchange besar seperti Binance atau Coinbase yang selama ini dinanti-nanti.
Keterbatasan ini menimbulkan skeptisisme di kalangan komunitas kripto, mengingat likuiditas dan akses pasar yang belum maksimal. Hal ini juga menambah ketidakpastian pergerakan harga ke depan.
Secara teknikal, Pi Coin bergerak dalam rentang $0.70 sebagai support dan $0.75 sebagai resistance. Pola ini menunjukkan fase konsolidasi datar.
Jika volume trading tetap tinggi dan ada sentimen positif, harga bisa menembus resistance dan melanjutkan kenaikan. Sebaliknya, jika volume mulai menurun dan sentimen memburuk, kemungkinan besar harga akan menembus support dan koreksi besar bisa terjadi.
Harga Pi Coin yang stabil di $0.73 saat ini bisa jadi hanya fatamorgana sebelum adanya tekanan jual besar dari pelepasan token yang masih banyak terkunci. Ditambah dengan risiko kurangnya likuiditas akibat listing exchange yang terbatas, potensi volatilitas tetap tinggi.
Trader jangka pendek sebaiknya berhati-hati dan gunakan manajemen risiko ketat. Investor jangka panjang disarankan menunggu kejelasan roadmap dan distribusi token agar bisa mengambil keputusan investasi yang lebih matang.
Konsolidasi bukan tanda stagnasi, tapi sinyal pasar sedang menimbang langkah besar berikutnya. Tetap waspada dan jangan sampai terjebak euforia palsu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media