Tips n Trik . 09/10/2026, 13:10 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Charger dengan daya watt lebih besar tidak otomatis merusak baterai HP. Selama charger kompatibel dengan perangkat dan menggunakan teknologi pengisian daya yang sesuai, ponsel umumnya hanya mengambil daya sesuai kemampuan yang didukungnya. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar baterai tetap awet, terutama ketika menggunakan charger berdaya tinggi untuk mengisi daya setiap hari.
Anggapan bahwa charger 65 watt pasti merusak HP yang hanya mendukung pengisian daya 25 watt sering muncul karena angka watt yang lebih besar dianggap sebagai daya yang langsung masuk ke baterai. Padahal, proses pengisian daya melibatkan sistem pengaturan daya, pengendali pengisian baterai, dan mekanisme perlindungan suhu di dalam ponsel.
Angka watt pada charger menunjukkan kemampuan daya maksimum yang dapat disediakan dalam kondisi tertentu, bukan jumlah daya yang selalu dipaksakan masuk ke perangkat.
Sebagai contoh, sebuah HP mendukung pengisian daya maksimal 25 watt, sedangkan charger yang digunakan memiliki kemampuan hingga 65 watt. Jika keduanya menggunakan protokol pengisian daya yang kompatibel, HP tersebut umumnya akan mengambil daya sesuai batas yang didukungnya, bukan langsung menerima 65 watt.
Dengan demikian, menggunakan charger berdaya lebih besar tidak otomatis membuat baterai kelebihan daya. Pengaturan ini melibatkan komunikasi antara charger dan perangkat, terutama pada teknologi pengisian cepat yang menggunakan standar seperti USB Power Delivery.
Namun, kompatibilitas tetap penting. Charger yang tidak memenuhi standar keselamatan, memiliki kualitas buruk, atau tidak menyediakan pengaturan daya yang sesuai bisa menimbulkan risiko, terlepas dari besar watt yang tercantum pada kemasannya.
Baterai HP modern umumnya menggunakan teknologi lithium-ion atau lithium-polymer. Seiring waktu, kapasitas baterai akan berkurang akibat proses kimia yang berlangsung selama penggunaan dan pengisian daya.
Ada beberapa faktor yang dapat mempercepat penurunan kapasitas tersebut.
Suhu merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi umur baterai. Pengisian daya dapat menghasilkan panas, terutama ketika berlangsung pada daya tinggi.
Jika HP terus-menerus berada dalam kondisi panas berlebihan, proses penuaan kimia baterai dapat berlangsung lebih cepat. Kondisi ini bisa terjadi ketika ponsel diisi daya sambil menjalankan game berat, diletakkan di bawah sinar matahari, atau digunakan di lingkungan bersuhu tinggi.
Karena itu, charger 65 watt yang kompatibel tidak otomatis berbahaya. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana sistem pengisian daya mengatur panas dan apakah ponsel digunakan dalam kondisi yang membuat suhunya terus meningkat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media