Tips n Trik . 09/10/2026, 10:16 WIB

Cara Membuat HP Tetap Lancar Meski Sudah Dipakai Bertahun-tahun

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - HP yang sudah digunakan selama tiga hingga lima tahun belum tentu harus diganti hanya karena mulai terasa lambat. Dengan pengaturan yang tepat, pengelolaan penyimpanan, pembaruan sistem, dan kebiasaan penggunaan yang lebih baik, performa HP lama masih bisa dipertahankan untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

Penurunan performa memang bisa terjadi seiring bertambahnya usia perangkat. Namun, penyebabnya tidak selalu karena prosesor sudah ketinggalan zaman. Penyimpanan yang hampir penuh, aplikasi yang berjalan di latar belakang, suhu perangkat yang tinggi, hingga baterai yang mulai menurun kualitasnya juga dapat memengaruhi kenyamanan penggunaan.

Berikut beberapa cara membuat HP tetap lancar meski sudah dipakai bertahun-tahun, tanpa harus buru-buru membeli perangkat baru.

1. Sisakan Ruang Kosong di Penyimpanan Internal

Salah satu penyebab HP terasa lambat adalah penyimpanan internal yang hampir penuh. Foto, video, dokumen, unduhan, data aplikasi, dan berkas sementara dapat menumpuk setelah perangkat digunakan selama bertahun-tahun.

Ketika ruang penyimpanan semakin terbatas, sistem dan aplikasi memiliki lebih sedikit ruang untuk menyimpan data sementara atau melakukan sejumlah proses. Akibatnya, membuka aplikasi, mengunduh berkas, atau memasang pembaruan bisa menjadi kurang nyaman.

Periksa kapasitas penyimpanan melalui menu Pengaturan, kemudian buka bagian Penyimpanan. Nama menu dapat berbeda, tergantung merek dan versi sistem operasi yang digunakan.

Hapus berkas unduhan yang tidak lagi dibutuhkan, pindahkan video berukuran besar ke komputer atau penyimpanan awan, dan bersihkan berkas media yang tidak penting dari aplikasi pesan.

Usahakan tidak membiarkan penyimpanan terus-menerus berada dalam kondisi penuh. Tidak ada satu angka ruang kosong yang ideal untuk semua HP, tetapi menyediakan ruang yang cukup untuk pembaruan dan kebutuhan aplikasi merupakan langkah yang baik.

2. Hapus Aplikasi yang Sudah Jarang Digunakan

Semakin lama sebuah HP digunakan, semakin banyak aplikasi yang biasanya terpasang. Sebagian mungkin hanya digunakan sekali, sementara yang lain sudah tidak pernah dibuka selama berbulan-bulan.

Aplikasi yang tidak diperlukan sebaiknya dihapus. Selain menghemat penyimpanan, langkah ini dapat mengurangi aktivitas latar belakang apabila aplikasi tersebut sebelumnya menjalankan sinkronisasi, pemeriksaan pembaruan, atau pengiriman notifikasi secara rutin.

Periksa daftar aplikasi melalui menu Pengaturan. Prioritaskan aplikasi yang tidak dikenal, tidak lagi digunakan, atau memiliki fungsi yang sudah digantikan oleh aplikasi lain. Pastikan aplikasi tersebut memang tidak diperlukan sebelum menghapusnya.

Untuk aplikasi bawaan yang tidak menyediakan pilihan hapus, beberapa HP memungkinkan pengguna menonaktifkannya. Namun, jangan menonaktifkan komponen sistem secara sembarangan karena tindakan tersebut berpotensi mengganggu fungsi perangkat.

3. Bersihkan Cache dengan Selektif

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com