fin.co.id - Redmi A7 Pro akhirnya resmi menyapa pasar Eropa setelah sebelumnya lebih dulu diperkenalkan di Malaysia.
Italia menjadi negara pertama yang kebagian perangkat ini, menandai langkah ekspansi Xiaomi di segmen ponsel terjangkau.
Kehadirannya sebenarnya sudah cukup dinanti, terutama setelah perangkat ini muncul di berbagai sertifikasi beberapa waktu lalu.
Kehadiran Redmi A7 Pro terbaru juga menandai semakin meluasnya penggunaan HyperOS 3, sistem operasi terbaru Xiaomi yang kini tidak hanya hadir di perangkat flagship, tetapi juga mulai merambah kelas entry-level.
Hal ini menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam meningkatkan pengalaman pengguna di semua lini produknya.
Baterai Jumbo Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu daya tarik utama dari Redmi A7 Pro adalah kapasitas baterainya yang besar.
Dibekali baterai 6000mAh, ponsel ini dirancang untuk menemani aktivitas pengguna sepanjang hari tanpa perlu sering mengisi daya.
Untuk penggunaan normal seperti streaming video, berselancar di internet, hingga komunikasi harian, daya tahan baterainya tergolong sangat mumpuni.
Meski demikian, pengisian dayanya masih terbatas di 15W, yang memang tergolong standar di kelas harga ini.
Layar Lebar 120Hz, Pengalaman Visual Lebih Mulus
Di sektor layar, spesifikasi Redmi A7 Pro membawa peningkatan yang cukup signifikan.
Ponsel ini hadir dengan panel IPS LCD berukuran 6,9 inci yang sudah mendukung refresh rate 120Hz.
Fitur ini memberikan pengalaman scrolling yang lebih halus dibandingkan layar 60Hz atau 90Hz yang masih umum di kelas entry-level.
Walau masih menggunakan panel LCD, peningkatan refresh rate ini menjadi nilai tambah yang cukup terasa dalam penggunaan sehari-hari.