Snapdragon vs MediaTek Helio: Jangan Sampai Salah Beli Laptop di Tahun 2026!

tekno.fin.co.id - 12/01/2026, 11:09 WIB

Snapdragon vs MediaTek Helio: Jangan Sampai Salah Beli Laptop di Tahun 2026!
Perbedaan laptop Snapdragon dan Helio. Foto: Pexels/ Nao Triponez.

fin.co.id - Pasar laptop global sedang mengalami guncangan hebat. Jika dulu kita hanya mengenal dominasi prosesor berbasis arsitektur x86, kini peta persaingan berubah total. Kehadiran Snapdragon seri X dari Qualcomm dan chipset MediaTek Helio di perangkat entry-level memaksa konsumen untuk berpikir dua kali sebelum gesek kartu kredit. Anda tidak ingin menyesal membeli laptop yang lemot atau baterainya boros hanya karena salah pilih "otak" perangkat, bukan?

Persaingan antara Snapdragon dan Helio bukan sekadar adu kencang, melainkan soal efisiensi dan target pengguna. Snapdragon kini merangsek ke pasar laptop high-end dengan arsitektur ARM yang revolusioner, sementara Helio tetap menjadi raja di segmen budget yang menawarkan harga miring. Mari kita bedah secara mendalam mana yang paling layak masuk ke keranjang belanja Anda.

Snapdragon

Qualcomm membawa teknologi ponsel pintar ke level PC melalui Snapdragon X Elite dan X Plus. Perbedaan utama yang paling terasa adalah penggunaan arsitektur ARM. Berbeda dengan prosesor tradisional, Snapdragon memungkinkan laptop menyala instan seperti ponsel dan memiliki daya tahan baterai yang bisa mencapai 20 jam lebih. Ini adalah solusi bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan malas membawa charger berat ke mana-mana.

Advertisement

Selain baterai, Snapdragon unggul telak dalam urusan AI (Artificial Intelligence). Dengan NPU (Neural Processing Unit) yang sangat bertenaga, laptop bertenaga Snapdragon mampu menjalankan fitur Copilot+ secara lokal tanpa hambatan. Performa ini sangat krusial bagi profesional kreatif dan eksekutif yang membutuhkan asisten digital cerdas secara real-time.

MediaTek Helio

Di sisi lain, MediaTek Helio, khususnya seri G atau varian yang dioptimalkan untuk Chromebook dan laptop murah, mengisi celah yang berbeda. Helio fokus pada keseimbangan antara harga dan performa dasar. Jika kebutuhan Anda hanya sebatas mengetik di Google Docs, browsing ringan, dan mengikuti kelas online, laptop berbasis chipset Helio adalah pilihan yang sangat ekonomis.

Namun, Anda harus realistis. MediaTek Helio tidak dirancang untuk mengedit video 4K atau bermain game berat dengan rata kanan. Chipset ini lebih menonjolkan efisiensi biaya produksi, sehingga produsen bisa menjual laptop di angka 2 hingga 4 jutaan rupiah. Ini adalah "sweet spot" bagi orang tua yang mencari perangkat belajar untuk anak sekolah.

Perbandingan Head-to-Head

Untuk memudahkan Anda mengambil keputusan, mari kita lihat perbandingan langsung pada beberapa aspek krusial berikut ini:

1. Performa dan Multitasking

Snapdragon seri terbaru menang telak dalam pengujian benchmark. Dengan jumlah core yang lebih banyak dan manajemen suhu yang lebih baik, Snapdragon mampu menangani puluhan tab Chrome sekaligus aplikasi berat tanpa rasa panas di tangan. Helio cenderung akan mengalami throttling atau penurunan performa jika dipaksa bekerja terlalu keras dalam waktu lama.

2. Konektivitas Tanpa Batas

Advertisement

Salah satu nilai jual utama Snapdragon adalah integrasi modem 5G yang sangat stabil. Laptop Snapdragon seringkali memiliki slot kartu SIM, memungkinkan Anda tetap terhubung internet di mana saja tanpa perlu tethering. MediaTek Helio pada laptop entry-level biasanya hanya mengandalkan Wi-Fi standar, yang tentu membatasi fleksibilitas Anda saat bekerja di luar ruangan.

3. Dukungan Aplikasi

Wanda Afifah
Penulis